Edukasi Lingkungan, Lapas Saparua Dorong Warga Binaan Olah Sampah Organik Lewat Biopori
Saparua, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua terima kunjungan Yayasan Bina Karta Lestari dalam rangka pemantauan hasil biopori sekaligus pemberian edukasi lingkungan kepada Warga Binaan. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar di area lahan pertanian Lapas Saparua, Kamis (6/11).
Pemantauan dilakukan pada beberapa lubang biopori yang sebelumnya telah dibuat sebagai bagian dari program pengelolaan limbah dapur. Upaya ini bertujuan untuk mendukung pelestarian lingkungan dan meningkatkan kesuburan tanah di lahan pertanian Lapas.
Dalam kunjungan tersebut, perwakilan Yayasan Bina Karta Lestari, Kristanto Irawan Putra, memberikan edukasi sekaligus meninjau progres biopori yang menunjukkan perkembangan positif. Ia menjelaskan bahwa proses pembusukan sampah organik berjalan baik, ditandai dengan munculnya belatung serta perubahan warna sampah yang menghitam sebagai tanda fermentasi berhasil.
“Fermentasi pada beberapa titik sudah bagus, ada perkembangan positif. Mungkin sekitar dua minggu lagi hasilnya akan lebih optimal,” ujar Kristanto saat berdiskusi dengan Warga Binaan.
Sementara itu, Kepala Lapas Saparua, Pramuaji Buamonabot, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara lembaga Pemasyarakatan dan mitra lingkungan dalam menciptakan Lapas yang bersih, hijau, dan produktif.
“Program biopori ini bukan sekadar pengelolaan limbah, tetapi juga sarana pembinaan yang menumbuhkan kesadaran Warga Binaan untuk peduli terhadap lingkungan,” ucap Pramuaji.
Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi lingkungan Lapas serta menjadi langkah berkelanjutan dalam pembinaan kemandirian. Melalui program biopori, Warga Binaan belajar mengelola sampah organik menjadi sesuatu yang berguna, sekaligus memahami pentingnya menjaga keseimbangan alam.
Lapas Saparua berkomitmen untuk terus mengembangkan kegiatan berbasis lingkungan sebagai bagian dari pembinaan yang tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga pada nilai keberlanjutan dan tanggung jawab sosial yang dapat diterapkan setelah bebas nanti. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Saparua
What's Your Reaction?


