Empat Anak Binaan LPKA Ambon Terima PMP HAN 2026

Empat Anak Binaan LPKA Ambon Terima PMP HAN 2026

Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon serahkan Pengurangan Masa Pidana (PMP) Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 kepada Anak Binaan yang dirangkaikan dengan prosesi basuh kaki orang tua, Kamis (23/7). Bertempat di Gedung Serbaguna LPKA Ambon, kegiatan tersebut turut dihadiri Bodewin M. Wattimena selaku Wali Kota Ambon, perwakilan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Aparat Penegak Hukum (APH), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan orang tua/wali Anak Binaan.

Pada kesempatan tersebut, empat Anak Binaan LPKA Ambon memperoleh PMP masing-masing selama satu bulan sebagai penghargaan atas perilaku baik dan partisipasi aktif dalam program pembinaan. Kegiatan juga diisi dengan prosesi basuh kaki orang tua yang menjadi simbol penghormatan, kasih sayang, rasa syukur, dan permohonan maaf Anak Binaan kepada orang tua. Suasana haru menyelimuti prosesi tersebut ketika Anak Binaan membasuh kaki dan memeluk orang tua mereka sebagai komitmen untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Kepala LPKA Ambon, Manuel Yenusi, mengatakan pemberian PMP bukan sekadar hak yang diberikan negara, tetapi juga merupakan bentuk apresiasi atas perubahan positif yang ditunjukkan Anak Binaan selama mengikuti proses pembinaan. "PMP HAN merupakan bentuk penghargaan negara kepada Anak Binaan yang telah menunjukkan perilaku baik dan mengikuti program pembinaan dengan sungguh-sungguh. Kami berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi mereka untuk terus memperbaiki diri, sementara prosesi basuh kaki menjadi pengingat akan pentingnya menghormati, dan membahagiakan orang tua sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik," harapnya.

Selaku Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena mengapresiasi upaya LPKA Ambon dalam menghadirkan peringatan HAN yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan nilai edukatif dan kemanusiaan. "Anak Binaan tetap memiliki hak untuk mendapatkan pembinaan, perhatian, dan kesempatan memperbaiki masa depan. Saya mengapresiasi LPKA Ambon yang menghadirkan kegiatan penuh makna, seperti pemberian PMP dan prosesi basuh kaki orang tua, karena membangun kembali nilai kasih, tanggung jawab, dan harapan bagi anak-anak untuk menjadi pribadi yang lebih baik," pujinya.

Salah satu orang tua Anak Binaan berinisial M terharu menyaksikan perubahan sikap anaknya melalui prosesi basuh kaki. "Saya sangat bersyukur dan terharu melihat anak saya meminta maaf dan membasuh kaki saya. Semoga ini menjadi awal perubahan yang baik. Saya berharap ia terus semangat menjalani pembinaan hingga kembali ke keluarga sebagai pribadi yang lebih dewasa dan bertanggung jawab," tuturnya.

Melalui peringatan HAN Tahun 2026, LPKA Ambon kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan humanis, berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak, serta memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, APF, Forkopimda, dan keluarga dalam mendukung proses pembinaan Anak Binaan menuju masa depan yang lebih baik. (IR)

 

 

Kontributor: LPKA Ambon

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0