Evaluasi Menyeluruh, Lapas Pemuda Madiun Gelar Asesmen Warga Binaan Straf Cell
Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun kembali tunjukkan komitmennya dalam pelaksanaan pembinaan Warga Binaan dengan menggelar asesmen bagi Warga Binaan yang ditempatkan di straf cell, Rabu (29/7). Kegiatan ini bertujuan menentukan apakah Warga Binaan tersebut layak kembali ke kamar hunian atau perlu memperpanjang masa penempatan di straf cell.
Asesmen dilaksanakan di ruang bimbingan narapidana dan anak didik (binadik) yang dipantau langsung oleh petugas terkait. Proses ini dilakukan secara objektif dan menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai aspek perilaku, serta perubahan sikap Warga Binaan selama menjalani masa pembinaan di straf cell.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan evaluasi terhadap tingkat kedisiplinan, kepatuhan terhadap tata tertib, kemampuan mengendalikan diri, dan kesiapan Warga Binaan untuk kembali berbaur dengan penghuni lainnya. Asesmen ini menjadi bagian penting dalam memastikan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas, sekaligus mendorong keberhasilan program pembinaan berkelanjutan.
Kepala Seksi Binadik, Setyawan Nugroho Endiyanto, menyampaikan asesmen merupakan tahapan penting sebelum petugas mengambil keputusan terkait penempatan kembali Warga Binaan. "Asesmen ini kami laksanakan secara objektif berdasarkan hasil pengamatan dan evaluasi petugas. Yang menjadi pertimbangan utama adalah perubahan perilaku, kepatuhan terhadap aturan, dan komitmen Warga Binaan untuk tidak mengulangi pelanggaran. Dengan demikian, setiap keputusan yang diambil benar-benar sesuai kondisi masing-masing Warga Binaan," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menegaskan penempatan di straf cell bukanlah bentuk hukuman semata, melainkan proses pembinaan agar Warga Binaan menyadari kesalahan dan memperbaiki perilakunya. "Kami selalu mengedepankan prinsip pembinaan yang humanis, profesional, dan akuntabel. Melalui asesmen ini, kami memastikan setiap Warga Binaan mendapatkan perlakuan yang adil sesuai hasil evaluasi. Harapannya, mereka kembali ke kamar hunian dengan membawa perubahan sikap yang lebih baik dan mampu menjaga ketertiban selama menjalani masa pidana," harapnya.
Melalui asesmen ini, Lapas Pemuda Madiun terus berupaya memastikan setiap proses pembinaan berjalan secara terukur, objektif, dan berkeadilan. Langkah ini menjadi komitmen Lapas dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, tertib, serta mendukung keberhasilan pembinaan menuju Warga Binaan yang lebih disiplin dan siap kembali ke tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Pemuda Madiun
What's Your Reaction?


