Gandeng Aisyiyah Sigi, Lapas Perempuan Palu Beri Warga Binaan Edukasi Hukum Perkawinan
Sigi, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Palu bekali Warga Binaan dengan pemahaman hukum perkawinan melalui kegiatan pembinaan kerohanian yang digelar bersama Yayasan Aisyiyah Kabupaten Sigi, Senin (4/5).
Kegiatan yang berlangsung di Mushollah An Nisa ini hadirkan materi mengenai hukum perkawinan dari perspektif Islam dan hukum perdata, sebagai upaya tingkatkan kesadaran hukum sekaligus kesiapan Warga Binaan jalani kehidupan berkeluarga.
Sebanyak 194 Warga Binaan beragama Islam mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias. Selain menerima materi, peserta juga terlibat dalam sesi diskusi interaktif terkait berbagai persoalan rumah tangga yang kerap dihadapi.
Staf Subseksi Pembinaan Lapas Perempuan Palu, Nisrina, menyampaikan bahwa kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat respons positif dari Warga Binaan.
“Materi yang disampaikan sangat relevan sebagai bekal bagi mereka, terutama saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembinaan kerohanian tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, tetapi juga mencakup penguatan pemahaman hukum dan nilai-nilai kehidupan.
“Kami ingin memastikan Warga Binaan memiliki kesiapan mental dan pengetahuan yang cukup untuk menjalani kehidupan yang lebih baik ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, pemateri dari Yayasan Aisyiyah Kabupaten Sigi, Rahmatia, menekankan pentingnya pemahaman yang tepat mengenai hukum perkawinan.
“Melalui kegiatan ini, diharapkan Warga Binaan memahami hak dan kewajiban dalam perkawinan, baik menurut hukum Islam maupun hukum negara, sehingga dapat menghindari permasalahan di kemudian hari,” jelasnya.
Ia juga menilai edukasi ini sebagai langkah preventif dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. “Pemahaman yang baik akan membantu mereka mengambil keputusan yang tepat dalam kehidupan berkeluarga,” tambahnya.

Selain edukasi, Yayasan Aisyiyah Kabupaten Sigi turut menyalurkan bantuan berupa perlengkapan kebutuhan harian kepada Warga Binaan sebagai bentuk kepedulian sosial.
Melalui kegiatan ini, Lapas Perempuan Palu berharap Warga Binaan tidak hanya mendapatkan pembinaan spiritual, tetapi juga bekal pengetahuan yang bermanfaat untuk kehidupan setelah bebas. Kerja sama dengan berbagai pihak akan terus diperkuat guna mendukung pembinaan yang lebih komprehensif dan humanis. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Perempuan Palu
What's Your Reaction?


