Gandeng APH Terkait, Rutan Perempuan Surabaya Gelar Penggeledahan dan Tes Urine

Gandeng APH Terkait, Rutan Perempuan Surabaya Gelar Penggeledahan dan Tes Urine

Sidoarjo, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Perempuan Kelas IIA Surabaya gelar penggeledahan kamar hunian dan tes urine bagi petugas serta Warga Binaan sebagai upaya deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban serta pencegahan peredaran narkoba di lingkungan Pemasyarakatan. Kegiatan tersebut melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) dari unsur TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN), Kamis (17/9).

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan apel bersama jajaran Rutan Perempuan Surabaya dan APH yang terlibat. Kegiatan tersebut jadi bagian dari pengawasan untuk menjaga lingkungan rutan tetap aman dan tertib.

Petugas gabungan kemudian melaksanakan penggeledahan kamar hunian Warga Binaan. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh sesuai ketentuan dengan tetap mengedepankan sikap humanis serta penghormatan terhadap hak Warga Binaan.

Dari hasil penggeledahan, tidak ditemukan handphone maupun narkoba di kamar hunian. Petugas menemukan sejumlah barang yang melebihi ketentuan dan kemudian menyitanya. Barang-barang tersebut selanjutnya didata dan diproses untuk dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.

Selain penggeledahan, Rutan Perempuan Surabaya juga lakukan tes urine bagi petugas dan Warga Binaan. Sebanyak 25 petugas dan 25 Warga Binaan mengikuti pemeriksaan tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba.

Kepala Rutan Perempuan Surabaya, Wijayanti Utami Dewi, menyampaikan penggeledahan dan tes urine merupakan bagian dari upaya jajaran Rutan menjaga keamanan serta mencegah masuknya barang terlarang dan penyalahgunaan narkoba.

“Penggeledahan dan tes urine ini merupakan langkah nyata kami dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Rutan Perempuan Surabaya. Kami bersyukur dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan handphone maupun narkoba, dan seluruh petugas serta Warga Binaan yang mengikuti tes urine dinyatakan negatif. Namun, kami tetap melakukan penyitaan terhadap barang-barang berlebih untuk selanjutnya dimusnahkan sesuai ketentuan,” ujarnya.

Senada, perwakilan BNN, Muhammad Yusuf, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan penggeledahan dan tes urine sebagai langkah preventif untuk mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di lingkungan Pemasyarakatan.

“Kami dari BNN mendukung penuh kegiatan penggeledahan dan tes urine yang dilaksanakan oleh Rutan Perempuan Surabaya. Kegiatan ini merupakan langkah preventif dan deteksi dini dalam mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di lingkungan Pemasyarakatan. Hasil tes urine yang menunjukkan seluruh peserta negatif narkoba menjadi hal positif, namun upaya pencegahan harus terus dilakukan secara konsisten. Untuk itu, sinergi antara BNN, TNI, Polri, dan pihak Rutan perlu terus dijaga,” ujar Muhammad Yusuf. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Perempuan Surabaya

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0