Gandeng Kemenag, Rutan Majene Kembali Gelar Kelas Iqra bagi Warga Binaan

Gandeng Kemenag, Rutan Majene Kembali Gelar Kelas Iqra bagi Warga Binaan

Majene, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene kembali gelar Kelas Iqra bagi Warga Binaan sebagai bagian dari program pembinaan kepribadian. Kegiatan yang bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Majene melalui Penyuluh Agama Islam tersebut berlangsung di Masjid Raudhatul Ikhsan Rutan Majene, Kamis (16/7).

Pembelajaran diikuti Warga Binaan dengan antusias. Materi disesuaikan dengan kemampuan masing-masing peserta, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah hingga pendalaman bacaan Al-Qur'an sesuai kaidah tajwid. Melalui pembelajaran bertahap, program ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an sekaligus memperkuat pemahaman nilai-nilai keagamaan sebagai bekal selama menjalani pembinaan.

Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, mengatakan pembinaan keagamaan jadi salah satu program prioritas dalam pembinaan Warga Binaan karena turut membentuk karakter, moral, dan spiritual.

"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan. Melalui Kelas Iqra yang kembali dilaksanakan bersama Kementerian Agama Kabupaten Majene, kami berharap para Warga Binaan semakin termotivasi untuk memperbaiki kualitas ibadah, memperdalam pemahaman agama, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat," ujar Christy.

Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kabupaten Majene, Ustaz Nuhun Jamal, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelayanan keagamaan sekaligus pendampingan spiritual bagi Warga Binaan. Menurutnya, pembelajaran tidak hanya berfokus pada kemampuan membaca Al-Qur'an, tetapi juga pembentukan akhlak dan penguatan keimanan.

"Kami berharap Kelas Iqra ini dapat menjadi sarana bagi para Warga Binaan untuk semakin dekat dengan Al-Qur'an. Tidak hanya belajar membaca dengan baik dan benar, tetapi juga memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya sehingga dapat menjadi pedoman dalam memperbaiki diri. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat," ujar Ustaz Nuhun Jamal.

Salah seorang Warga Binaan, Irfan, mengaku bersyukur dapat mengikuti Kelas Iqra. Menurutnya, pembinaan tersebut memberinya kesempatan untuk meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an sekaligus memperbaiki kualitas ibadah.

"Saya sangat bersyukur bisa mengikuti Kelas Iqra ini. Dulu kemampuan saya membaca Al-Qur'an masih terbatas, tetapi dengan bimbingan dari ustaz dan dukungan petugas, saya semakin percaya diri untuk belajar. Semoga ilmu yang saya peroleh menjadi bekal agar saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali kepada keluarga dan masyarakat," ungkap Irfan.

Rutan Majene berkomitmen hadirkan pembinaan keagamaan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membentuk Warga Binaan yang berkarakter, berakhlak mulia, dan siap kembali berperan positif di tengah masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Majene

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0