Lapas Tamako Gandeng Kemenag Perkuat Pembinaan Kerohanian
Tamako, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Tamako optimalkan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan melalui program pembinaan kerohanian yang rutin dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Sangihe, Rabu (15/7). Program tersebut jadi bagian dari pembinaan yang berfokus pada pembentukan karakter, penguatan nilai spiritual, dan peningkatan kualitas kepribadian Warga Binaan sebagai bekal jalani proses reintegrasi sosial.
Pembinaan dilaksanakan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing Warga Binaan. Warga Binaan beragama Islam ikuti ceramah agama di Musala Lapas Tamako yang disampaikan Ustaz Ahadiyat A. Soleman, sedangkan Warga Binaan beragama Kristen ikuti ibadah dan pendalaman firman Tuhan di Gedung Ibadah Oikumene yang dipimpin Pdt. Boyke S. Dehoop, S.Th.
Dalam ibadah tersebut, Pdt. Boyke menyampaikan khotbah bertajuk Kasih Allah Tidak Pernah Berakhir yang mengacu pada Ratapan 3:22–23. Melalui firman tersebut, Warga Binaan diajak menyadari bahwa kasih setia Tuhan tidak pernah berkesudahan sehingga setiap orang memiliki kesempatan untuk bertobat, bangkit, dan memperbaiki diri.
"Firman Tuhan dalam Ratapan 3:22–23 mengajarkan bahwa kasih setia Tuhan tidak pernah berakhir dan rahmat-Nya selalu baru setiap pagi. Tidak ada seorang pun yang terlambat untuk berubah selama masih mau membuka hati dan percaya kepada Tuhan. Jadikan setiap hari sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri dan membangun kehidupan yang berkenan di hadapan-Nya," ujar Pdt. Boyke.
Kepala Lapas Tamako, Torkis Freddy Siregar, mengatakan pembinaan kerohanian merupakan salah satu pilar penting dalam penyelenggaraan Sistem Pemasyarakatan. Menurutnya, keberhasilan pembinaan tidak hanya diukur dari aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga dari perubahan sikap, pola pikir, dan perilaku Warga Binaan.
"Melalui penguatan nilai-nilai keagamaan, kami ingin membangun karakter Warga Binaan agar memiliki integritas, tanggung jawab, dan semangat untuk memperbaiki diri," ujar Torkis.
Melalui kerja sama dengan Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Sangihe, Lapas Tamako perkuat pembinaan kerohanian bentuk Warga Binaan yang berkarakter dan siap kembali ke tengah masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Tamako
What's Your Reaction?


