Gandeng Pos SAR Banda, Lapas Bandanaira Gelar Sosialisasi dan Simulasi Mitigasi Bencana Gempa Bumi
Banda Naira, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira bekerja sama dengan Pos SAR Banda gelar sosialisasi dan simulasi mitigasi bencana gempa bumi bagi Warga Binaan, Jumat (15/5). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam.
Pelaksana Harian Kepala Lapas Bandanaira, Amier Azan, menyampaikan kegiatan tersebut memiliki peran penting dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan Pemasyarakatan, khususnya mengingat wilayah Banda termasuk daerah yang rawan gempa bumi. Ia juga mengapresiasi sinergi bersama Pos SAR Banda yang telah memberikan edukasi dan pendamping secara langsung kepada Warga Binaan.
"Kegiatan ini sangat positif karena memberikan pemahaman kepada Warga Binaan tentang cara bertindak cepat dan tepat saat terjadi gempa bumi. Selain meningkatkan kesiapsiagaan, kegiatan ini juga menjadi bentuk edukasi agar seluruh penghuni Lapas tetap tenang dan mampu melakukan evakuasi secara tertib ketika menghadapi situasi darurat," ujar Amier.
Sebelumnya, kegiatan diawali dengan penyampaian materi edukasi mengenai langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi, prosedur evakuasi darurat, hingga penentuan titik kumpul aman. Setelah pemberian materi, seluruh peserta mengikuti simulasi evakuasi yang dipandu langsung oleh personel Pos SAR Banda.
Salah satu narasumber dari Pos SAR Banda, Suhartati, menjelaskan mitigasi bencana harus dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di lingkungan Lapas, agar risiko korban dapat diminimalisir apabila terjadi bencana. "Hal terpenting saat terjadi gempa bumi adalah jangan panik. Lindungi diri terlebih dahulu, jauhi benda-benda yang berpotensi jatuh, dan setelah situasi memungkinkan segera lakukan evakuasi menuju titik aman secara tertib. Melalui latihan seperti ini, kami berharap masyarakat, termasuk Warga Binaan, lebih siap menghadapi keadaan darurat," harapnya.
Kegiatan tersebut mendapat respon positif dari Warga Binaan yang mengikuti sosialisasi dan simulasi. “Kegiatan ini sangat bermanfaat karena sebelumnya belum memahami langkah-langkah penyelamatan diri saat gempa. Dengan adanya simulasi langsung, kami jadi lebih mengerti apa yang harus dilakukan dan tidak mudah panik ketika menghadapi situasi darurat," ungkap salah seorang Warga Binaan, Topan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh Warga Binaan Lapas Bandanaira makin siap dan sigap dalam menghadapi potensi bencana alam, khususnya gempa bumi, sehingga tercipta lingkungan Lapas yang aman dan tanggap bencana. (IR)
Kontributor: Lapas Bandanaira
What's Your Reaction?


