Ikrar Pemasyarakatan Bersih, Lapas Tabanan Perangi Handphone Ilegal, Narkoba dan Penipuan
Tabanan, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan tegaskan komitmen memberantas handphone ilegal, narkoba, dan segala bentuk penipuan melalui Ikrar Pemasyarakatan dirangkaikan dengan razia gabungan, tes urine, dan sosialisasi bahaya narkotika, Jumat (8/5). Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan Aparat Penegak Hukum, yakni Kepolisian Resor Tabanan, Batalyon B Pelopor Satuan Brigade Mobil Kepolisian Daerah Bali, Komando Distrik Militer (Kodim) 1619 Tabanan, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Badung, Pemerintah Kabupaten Tabanan, Imigrasi Tabanan, Pecalang, dan awak media. Sinergi lintas instansi tersebut menjadi penguatan dalam menjaga kondisi keamanan dan ketertiban (kamtib) agar tetap aman, bersih, dan kondusif.
Usai ikrar, kegiatan dilanjutkan dengan razia gabungan ke blok hunian Warga Binaan sebagai langkah preventif dalam mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang. Selain itu juga dilaksanakan sosialisasi bahaya narkoba dan tes urine bagi petugas dan Warga Binaan yang hasilnya dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.
Kepala Lapas Tabanan, Prawira Hadiwidjojo, menegaskan komitmen zero handphone ilegal, narkoba, dan penipuan bukan sebatas slogan ataupun seremonial semata. Ini merupakan implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan khususnya pemberantasan peredaran narkoba dan penipuan yang dikendalikan dari Lapas.
“Kegiatan ini bukan gimmick ataupun formalitas belaka. Komitmen memberantas handphone ilegal, narkoba, dan segala bentuk penipuan kami tunjukkan melalui aksi nyata lewat razia, tes urine, dan pengawasan yang dilakukan secara konsisten. Kami tidak akan mentolerir segala bentuk pelanggaran, baik yang dilakukan petugas maupun Warga Binaan,” tegas Prawira.
Perwakilan Kodim 1619 Tabanan, I Gede Suantara, menyampaikan dukungannya terhadap langkah yang dilakukan Lapas Tabanan dalam menjaga stabilitas kamtib. “Kami siap bersinergi dan bahu membahu bersama Lapas Tabanan dalam menjaga situasi kamtib agar tetap aman dan kondusif,” janjinya.
Sementara itu, personel BNNK Badung, I Gede Nadiana, menjelaskan hasil tes urine menunjukkan tidak adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan Lapas Tabanan. “Ini menunjukkan komitmen dan pengawasan yang berjalan dengan baik dalam mencegah penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika,” jelasnya.
Bagi Lapas Tabanan, kamtib tidak dibangun lewat slogan, tetapi melalui konsistensi tindakan. Ketika komitmen dijaga bersama dan pengawasan dilaksanakan tanpa kompromi, maka lingkungan Pemasyarakatan yang bersih, aman, dan berintegritas bukan sekadar harapan, melainkan budaya yang terus dijaga setiap hari. (IR)
Kontributor: Lapas Tabanan
What's Your Reaction?


