Inovasi Petaling Bapas Tanjungpandan Permudah Klien Terpencil Penuhi Kewajiban Wajib Lapor
Belitung Timur, INFO_PAS - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan terus perkuat layanan Pemasyarakatan yang humanis, inklusif, dan mudah dijangkau oleh masyarakat, khususnya Klien Pemasyarakatan. Melalui inovasi Petaling (Pelayanan Litmas, Bimbingan, dan Konseling Keliling), Bapas Tanjungpandan kini hadirkan layanan dari rumah ke rumah, menjangkau Klien yang terkendala jarak maupun biaya transportasi.
Kepala Bapas Tanjungpandan, Muhamad Irfani, menjelaskan Petaling lahir dari kepedulian terhadap kondisi geografis wilayah kerja Bapas yang cukup luas, meliputi Kabupaten Belitung dan Kabupaten Belitung Timur.
“Tidak semua Klien memiliki kemudahan untuk datang ke kantor Bapas, terutama yang berdomisili jauh dan memiliki keterbatasan ekonomi. Melalui Petaling, negara benar-benar hadir mendekatkan pelayanan, memastikan proses bimbingan, konseling, dan pendampingan tetap berjalan optimal,” ujarnya, Kamis (4/12)
Irfani menegaskan bahwa Petaling merupakan wujud transformasi layanan Pemasyarakatan yang berorientasi pada aksesibilitas dan keadilan. “Program ini bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga tentang kepedulian terhadap kemanusiaan serta pemulihan sosial Klien,” tambahnya.
Nama Petaling diambil dari salah satu desa di Pulau Selat Nasik sebagai simbol bahwa layanan pemasyarakatan harus mampu menjangkau hingga wilayah terluar dan pelosok.
Salah satu Klien Pemasyarakatan berinisial YN, yang berdomisili di Kecamatan Gantung, Kabupaten Belitung Timur, mengaku sangat terbantu dengan layanan keliling tersebut. Selama ini, ia terkendala biaya transportasi untuk memenuhi kewajiban wajib lapor ke Bapas Tanjungpandan di Kabupaten Belitung.
“Saya benar-benar berterima kasih kepada Bapas Tanjungpandan. Dengan adanya Petaling, saya tetap bisa menjalani kewajiban tanpa harus terbebani biaya perjalanan yang besar. Kehadiran petugas langsung ke rumah membuat saya merasa diperhatikan dan dibina,” ungkapnya.
Melalui inovasi Petaling, Bapas Tanjungpandan tidak hanya memastikan fungsi pengawasan berjalan efektif, tetapi juga memperkuat pendekatan pembinaan yang humanis, komunikatif, dan berorientasi pada pemulihan. Kehadiran petugas secara langsung di tengah masyarakat diharapkan mampu mempercepat proses reintegrasi sosial Klien Pemasyarakatan dengan lingkungan sekitarnya. (afn)
Kontributor: Humas Bapas Tanjungpandan
What's Your Reaction?


