Isi Waktu di Perpustakaan, Literasi Perluas Wawasan Warga Binaan Tanjung

Isi Waktu di Perpustakaan, Literasi Perluas Wawasan Warga Binaan Tanjung

Tanjung, INFO_PAS — Deretan rak buku yang tertata rapi menjadi tujuan sejumlah Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung untuk mengisi waktu pembinaan dengan kegiatan bermanfaat. Melalui program literasi, mereka memanfaatkan perpustakaan sebagai sarana menambah pengetahuan dan memperluas wawasan.

Program literasi merupakan salah satu pembinaan kepribadian yang terus dikembangkan Lapas Tanjung. Beragam koleksi buku tersedia untuk memenuhi kebutuhan bacaan Warga Binaan, mulai dari buku keagamaan, keterampilan, motivasi, hingga pengetahuan umum.

Kehadiran perpustakaan menjadi ruang belajar yang mendukung proses pembinaan secara positif. Selain meningkatkan minat baca, kegiatan ini juga membantu Warga Binaan mengembangkan pola pikir yang lebih terbuka, kritis, dan produktif selama menjalani masa pidana.

Staf pembinaan, Reagen, menjelaskan antusiasme Warga Binaan dalam memanfaatkan perpustakaan terus meningkat. Kebiasaan membaca membantu mereka mengisi waktu dengan aktivitas yang positif dan edukatif.

“Kami berupaya menghadirkan suasana nyaman agar Warga Binaan makin tertarik untuk membaca dan menjadikan literasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” terang Reagen, Jumat (19/6).

Salah seorang Warga Binaan, Rahmad, mengaku rutin mengunjungi perpustakaan untuk mencari bacaan yang sesuai minatnya. Ia merasakan banyak manfaat setelah membiasakan diri membaca selama menjalani pembinaan.

“Melalui buku, saya mendapatkan banyak pengetahuan baru dan lebih termotivasi untuk memperbaiki diri. Membaca membuat waktu terasa lebih bermanfaat,” ungkap Rahmad.

Sementara itu, Kepala Lapas Tanjung, Tri Joko Wiyono, mengatakan budaya membaca memiliki peran penting dalam membentuk kualitas diri Warga Binaan. Literasi menjadi salah satu sarana untuk memperluas wawasan sekaligus membangun kesiapan mereka saat kembali ke masyarakat.

“Kami terus mendorong Warga Binaan memanfaatkan fasilitas perpustakaan karena membaca dapat membuka cara pandang baru dan menjadi bekal bermanfaat untuk masa depan mereka,” terang Tri.

Melalui program literas berkelanjutan, Lapas Tanjung terus memperkuat pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan. Upaya tersebut diharapkan menumbuhkan budaya belajar, meningkatkan kualitas diri, serta mempersiapkan mereka menjadi pribadi yang lebih baik dan siap berkontribusi positif setelah kembali ke tengah masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Tanjung

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0