Jaga Ikatan Keluarga, Lapas Pemuda Madiun Optimalkan Layanan Wartelsuspas
Madiun, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Kelas IIA Madiun konsisten hadirkan layanan yang berorientasi pada pembinaan humanis melalui optimalisasi Warung Telekomunikasi Khusus Pemasyarakatan (Wartelsuspas). Fasilitas tersebut jadi sarana bagi Warga Binaan untuk menjaga komunikasi dan mempererat ikatan dengan keluarga selama jalani masa pidana.
Keberadaan Wartelsuspas menjadi bagian penting dalam mendukung pembinaan kepribadian. Komunikasi yang terjalin secara rutin dengan keluarga mampu beri dukungan moral, ketenangan batin, serta motivasi bagi Warga Binaan untuk jalani proses pembinaan dengan lebih optimis. Hubungan emosional yang tetap terjaga diyakini menjadi salah satu faktor penting dalam membangun semangat perubahan menuju pribadi yang lebih baik.
Pastikan layanan dapat diakses secara mudah dan merata, Lapas Pemuda Madiun sediakan fasilitas Wartelsuspas di setiap blok hunian, yakni Blok B, Blok C, dan Blok D. Dengan adanya fasilitas tersebut, Warga Binaan dapat manfaatkan layanan komunikasi di blok masing-masing tanpa harus berpindah ke lokasi lain, sehingga pelayanan menjadi lebih efektif, tertib, dan nyaman.
Kepala Lapas Pemuda Madiun, Rudi Kristiawan, menyampaikan bahwa penyediaan Wartelsuspas merupakan bentuk komitmen Lapas penuhi hak Warga Binaan untuk tetap menjalin komunikasi dengan keluarga.
"Komunikasi dengan keluarga merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan. Karena itu, kami terus mengoptimalkan layanan Wartelsuspas agar seluruh Warga Binaan dapat tetap berhubungan dengan keluarga secara aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dukungan dari keluarga menjadi motivasi yang sangat berarti bagi mereka untuk menjalani pembinaan dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat," ujar Rudi, Selasa (21/7).
Sementara itu, seorang Warga Binaan, A, mengaku sangat terbantu dengan keberadaan Wartelsuspas di blok huniannya. Menurutnya, fasilitas tersebut memudahkan dirinya untuk menghubungi keluarga dan melepas rasa rindu.
"Setiap kali bisa menelepon keluarga, saya merasa lebih tenang dan semangat menjalani pembinaan. Mendengar kabar dari orang tua dan keluarga menjadi penyemangat bagi saya untuk terus memperbaiki diri dan menjalani hari-hari di sini dengan lebih baik," ungkap A. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Pemuda Madiun
What's Your Reaction?


