Jaga Kesehatan Mental, Lapas Kupang Kenalkan ‘Self Compassion’ kepada Warga Binaan

Jaga Kesehatan Mental, Lapas Kupang Kenalkan ‘Self Compassion’ kepada Warga Binaan

Kupang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kupang terus hadirkan pembinaan menyeluruh bagi Warga Binaan. Tidak hanya dari sisi fisik dan keterampilan, tetapi juga kesehatan mental. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyuluhan psikologis bertema “Self Compassion: Perjalanan Menuju Penerimaan Diri oleh Tim Klinik Pratama Cendana Lapas Kupang, Senin (12/1).

Kepala Lapas Kupang, Antonius Hubertus Jawa Gili, menyampaikan penyuluhan kesehatan mental ini merupakan bagian penting dari pembinaan kepribadian Warga Binaan. Menurutnya, kesehatan mental yang baik akan sangat berpengaruh terhadap keberhasilan proses pembinaan.

“Pembinaan di Lapas tidak hanya soal disiplin dan keterampilan kerja, tetapi juga bagaimana membentuk pribadi yang sehat secara mental. Warga Binaan perlu belajar menerima diri, berdamai dengan masa lalu, dan menata harapan ke depan,” ujar Antonius.

Lebih lanjut, ia menegaskan penyuluhan seperti ini akan terus didorong dan dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai kepedulian terhadap kondisi psikologis Warga Binaan. “Kami berharap melalui penyuluhan self compassion, Warga Binaan memiliki cara pandang yang lebih positif terhadap diri sendiri, tidak terjebak pada rasa bersalah yang berlebihan, dan mampu mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke tengah masyarakat,” harap Antonius.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Warga Binaan dan menghadirkan materi yang disampaikan oleh Michael Fernando Radiena Kosapilawan, peserta magang Kementerian Ketenagakerjaan yang berprofesi sebagai psikolog. Penyuluhan berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari para peserta.

Dalam pemaparannya, Michael menjelaskan self compassion merupakan sikap memperlakukan diri sendiri dengan kebaikan, pemahaman, dan penerimaan saat menghadapi penderitaan, kegagalan, maupun ketidaksempurnaan. Ia menekankan self compassion terdiri dari tiga komponen utama, yaitu self kindness, common humanity, dan mindfulness yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan.

“Melalui self compassion, seseorang belajar menerima dirinya tanpa menghakimi secara berlebihan. Dari penerimaan inilah muncul ruang aman secara emosional yang memungkinkan seseorang jujur melihat apa yang perlu diperbaiki dan berani berubah,” jelas Michael.

Kegiatan ini turut dirasakan manfaatnya oleh Warga Binaan. Mereka mengungkapkan materi yang diberikan sangat menyentuh dan relevan dengan kondisi yang mereka alami. “Saya belajar untuk tidak terus menyalahkan diri sendiri atas kesalahan masa lalu. Penyuluhan ini membuat saya lebih tenang dan memberi semangat untuk berubah,” ungkapnya.

Warga Binaan lainnya menambahkan kegiatan ini membuat mereka merasa dihargai sebagai manusia. “Kami merasa diperhatikan. Bukan hanya fisik, tetapi juga batin. Ini memberi kami harapan untuk menjalani hidup yang lebih baik ke depan,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kupang menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pembinaan yang humanis dan berkelanjutan dengan menempatkan kesehatan mental sebagai salah satu fondasi utama dalam proses Pemasyarakatan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Kupang

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
2
funny
0
angry
1
sad
0
wow
0