Jaga Ketahanan Pangan, Lapas Kelas I Cipinang Kembali Panen Puluhan Kilo Sayuran
Jakarta, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang kembali tunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui panen sayuran, Rabu (17/6). Kegiatan "Napi Berkebun" ini berlangsung di area Sarana Asimilasi dan Edukasi Lapas Kelas I Cipinang dan melibatkan Warga Binaan bersama jajaran bidang kegiatan kerja.
Panen kali ini berhasil menghasilkan sebanyak 63 kilogram sayur kangkung. Hasil panen tersebut disalurkan langsung kepada dapur Lapas Kelas I Cipinang untuk mendukung kebutuhan bahan pangan di lingkungan Lapas.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, mengapresiasi keberhasilan program yang telah dijalankan secara berkelanjutan tersebut. Menurutnya, kegiatan pertanian tidak hanya menghasilkan produk pangan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bermanfaat bagi Warga Binaan.
“Program Napi Berkebun merupakan salah satu bentuk pembinaan yang memberikan keterampilan nyata kepada Warga Binaan. Kami ingin mereka memiliki bekal yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat nanti. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan kerja keras,” ujar Syarpani.
Sementara itu, Kepala Bidang Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Cipinang, Lis Susanti, menyampaikan seluruh proses budidaya dilakukan Warga Binaan mulai dari tahap pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen. “Keberhasilan panen ini merupakan hasil kerja sama dan dedikasi seluruh pihak yang terlibat. Kami terus berupaya mengembangkan program pembinaan berbasis keterampilan agar Warga Binaan memperoleh pengalaman kerja produktif dan bernilai ekonomis,” jelasnya.
WH, salah seorang Warga Binaan yang mengikuti program tersebut, bangga dapat berkontribusi dalam kegiatan pertanian di Lapas. “Saya senang bisa ikut menanam dan merawat kangkung sampai akhirnya dipanen. Selain menambah pengetahuan tentang bercocok tanam, kegiatan ini membuat saya lebih produktif dan percaya diri untuk memiliki keterampilan setelah bebas nanti,” ungkapnya.
Kegiatan ini merupakan implementasi dari Asta Cita Presiden RI serta 13 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang menitikberatkan pada penguatan ketahanan pangan, pemberdayaan Warga Binaan, dan pemanfaatan lahan produktif di lingkungan Pemasyarakatan. Melalui program Napi Berkebun, Lapas Kelas I Cipinang terus membuktikan perannya sebagai Lapas yang aktif, progresif, dan berorientasi pada pembinaan. Keberhasilan panen kangkung ini menjadi bukti pembinaan kemandirian berjalan selaras dengan upaya mendukung ketahanan pangan nasional dan mempersiapkan Warga Binaan agar berintegrasi kembali secara positif di tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Kelas I Cipinang
What's Your Reaction?


