Jelang Ramadan 1447 H, Rutan Pelaihari Pastikan Kesehatan Warga Binaan Tetap Terjaga

Jelang Ramadan 1447 H, Rutan Pelaihari Pastikan Kesehatan Warga Binaan Tetap Terjaga

Pelaihari, INFO_PAS — Satu hari memasuki Ramadan 1447 Hijriah, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pelaihari melalui Klinik Pratama perkuat pemantauan kesehatan Warga Binaan, Rabu (18/2). Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WITA ini digelar sebagai langkah preventif dan promotif untuk Penyakit Tidak Menular (PTM) agar Warga Binaan lebih siap dan kuat menjalani ibadah puasa dengan lancar.

Program pemantauan kesehatan diawali dengan penyuluhan singkat, dilanjutkan pemeriksaan bagi Warga Binaan yang memiliki riwayat Diabetes Melitus dan hipertensi. Total ada 27 Warga Binaan yang hipertensi disertai hiperglikemi berjumlah empat orang.

Bagi Rutan Pelaihari, kesiapan puasa bukan hanya soal niat dan menahan sabar, tetapi juga kondisi tubuh yang prima. Karena itu, pemeriksaan kesehatan dilakukan lebih intens agar potensi keluhan bisa terdeteksi lebih awal dan ditangani sesuai arahan dokter penanggung jawab Klinik Pratama.

Petugas kesehatan Klinik Pratama Rutan Pelaihari, Andika, menegaskan layanan kesehatan tetap berjalan meski memasuki bulan puasa. “Pemeriksaan kesehatan akan tetap jalan saat Ramadan. Kami menyesuaikan pelaksanaannya, tapi pemantauan tekanan darah dan gula darah tetap kami lakukan supaya Warga Binaan menjalani puasa dengan aman dan nyaman,” ujarnya.

Komitmen kesiapsiagaan juga disampaikan Noorhikmah, Calon Aparatur Sipil Negara yang bertugas sebagai perawat Klinik Pratama Rutan Pelaihari.  “Saya siap lebih ekstra, terutama untuk respons cepat kalau ada Warga Binaan yang butuh pengobatan mendadak. Kami akan sigap memberikan penanganan awal dan koordinasi secepatnya sesuai prosedur,” tegasnya.

Salah satu Warga Binaan, H. Ijai, mengaku kegiatan ini membuatnya lebih tenang menyambut Ramadan. “Saya ikut pemeriksaan hari ini supaya lebih siap menjalani puasa. Kalau kondisi sehat, ibadah juga lebih enak dijalani. Saya akan ikuti arahan petugas dan jaga pola hidup selama Ramadan,” tuturnya.

Selain pemeriksaan rutin, Klinik Pratama juga menyiapkan tindak lanjut berkelanjutan. Hasil pemantauan akan dievaluasi setiap pekan, kemudian ditindaklanjuti melalui terapi medis sesuai advice dokter, sekaligus dilakukan penginputan data ke aplikasi PTM Kementerian Kesehatan RI sebagai pencatatan dan kontrol kesehatan.

Melalui program ini, Rutan Pelaihari berharap suasana Ramadan berjalan lebih khusyuk di mana Warga Binaan tetap terpantau kesehatannya. Layanan Klinik Pratama akan terus hadir mendampingi kebutuhan medis selama bulan puasa. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Pelaihari
 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0