Kakanwil Ditjenpas Kalsel Kenalkan Produk Warga Binaan saat Dampingi Kunjungan Kerja Komisi XIII DPR RI

Kakanwil Ditjenpas Kalsel Kenalkan Produk Warga Binaan saat Dampingi Kunjungan Kerja Komisi XIII DPR RI

Banjarbaru, INFO_PAS – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan, Mulyadi, kenalkan beragam produk Warga Binaan saat dampingi kunjungan kerja Komisi XIII DPR RI di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin, Kamis (9/4). Ia menegaskan produk-produk yang ditampilkan di stand booth di area lounge itu merupakan hasil dari proses pembinaan berkelanjutan yang bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan dan kemandirian.

“Produk-produk ini bukan sekadar hasil karya, tetapi cerminan proses pembinaan yang kami lakukan secara konsisten. Kami ingin menunjukkan Warga Binaan memiliki potensi besar untuk berkarya, mandiri, dan berkontribusi secara positif ketika kembali ke masyarakat,” terang Kakanwil.

Pada kesempatan itu, produk-produk yang dipamerkan merupakan hasil pembinaan kemandirian dari berbagai satuan kerja, di antaranya amplang dari Lapas Perempuan (Lapas) Martapura, keripik tempe dari Lapas Banjarbaru, aneka camilan dari Lapas Banjarmasin, teh mint dari Lapas Narkotika Karang Intan, dan ragam produk lainnya dari Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Kalimantan Selatan. Keberagaman produk Warga Binaan yang dipamerkan menjadi gambaran pembinaan di Lapas dan Rutan tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi.

“Kami berharap dukungan terhadap program pembinaan kemandirian di Kalimantan Selatan makin kuat sehingga hasil karya Warga Binaan terus berkembang, memiliki nilai tambah, dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” harap Mulyadi.

Kepala Lapas Perempuan Martapura, Evi Loliancy, menegaskan keikutsertaan dalam kegiatan tersebut merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing produk Warga Binaan. Momentum kunjungan ini dimanfaatkan sebagai sarana promosi yang efektif dalam memperkenalkan produk Warga Binaan kepada masyarakat. 

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan ruang bagi Warga Binaan dalam menampilkan hasil karya terbaiknya. Melalui sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Imigrasi dan dukungan dari DPR RI, kami optimistis produk Warga Binaan mampu bersaing di pasaran,” tegas Evi.

Salah seorang Anggota Komisi XIII DPR RI, Ali Mazi, turut meninjau, bahkan mencicipi langsung produk yang dipamerkan. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap kualitas hasil karya Warga Binaan.

“Produk yang ditampilkan sangat menarik dan memiliki kualitas yang baik. Ini menunjukkan pembinaan di Pemasyarakatan Kalimantan Selatan berjalan dengan arah yang tepat. Tidak hanya membina, tetapi juga memberdayakan,” puji Ali.

Anggota Komisi XIII DPR RI lainnya, Kartika Sandra Desi, turut memberikan apresiasi terhadap kualitas produk yang dihasilkan. Ia bahkan membeli sejumlah produk kuliner dan merekomendasikannya kepada masyarakat. “Amplang Warna Permata ini rasanya enak dan gurih, sangat layak untuk dibeli sebagai produk olahan Warga Binaan,” ujarnya.

Dukungan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi jajaran Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan untuk terus meningkatkan kualitas dan inovasi produk.

 

 

Kontributor: Kanwil Ditjenpas Kalsel, LPP Martapura
 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0