Kakanwil Ditjenpas Kalsel Sampaikan Aspirasi Pemasyarakatan ke DPD RI

Kakanwil Ditjenpas Kalsel Sampaikan Aspirasi Pemasyarakatan ke DPD RI

Banjarmasin, INFO_PAS – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan, Mulyadi, sampaikan sejumlah aspirasi saat menerima kunjungan kerja Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), Muhammad Hidayattollah, Selasa (23/12). Kunjungan anggota legislator asal Kalimantan Selatan itu dalam rangka menghimpun masukan dan aspirasi daerah terkait pelaksanaan Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Mulyadi memaparkan kondisi Pemasyarakatan di wilayah Kalimantan Selatan, mulai dari sebaran Unit Pelaksana Teknis (UPT), jumlah Warga Binaan yang mencapai 8.720 orang dengan kondisi over kapasitas, hingga rasio petugas jaga. Selain itu, dipaparkan pula capaian pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.

“Kami berkomitmen terus mendukung program prioritas pemerintah, antara lain pemberantasan peredaran narkoba melalui razia rutin, tes urine, dan rehabilitasi bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional, serta penguatan program ketahanan pangan, pembinaan kepribadian dan kemandirian Warga Binaan, pengembangan produk UMKM, dan penyaluran bantuan sosial,” ujar Mulyadi.

Lebih lanjut, disampaikan berbagai langkah strategis penanganan overcrowded, di antaranya pemindahan Warga Binaan, percepatan pemberian hak integrasi, rencana pembangunan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Balangan, serta penguatan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan juga berharap adanya dukungan kebijakan legislasi dan penganggaran guna mengoptimalkan implementasi Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2022.

Pada kesempatan itu, Muhammad Hidayattollah menggali berbagai tantangan, capaian, dan kebutuhan riil yang dihadapi Pemasyarakatan Kalimantan Selatan sebagai bahan perumusan kebijakan di tingkat pusat. “Kunjungan ini menjadi sarana penting bagi kami untuk memperoleh gambaran faktual mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi Pemasyarakatan di daerah sekaligus menyerap aspirasi yang nantinya akan kami tindak lanjuti dalam pembahasan kebijakan,” ungkapnya.

Anggota Komite I DPD RI tersebut juga mencicipi ragam produk UMKM hasil karya Warga Binaan, seperti amplang dari Lapas Perempuan Kelas IIA Martapura, teh mint dari Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, serta keripik tempe dari Lapas Kelas IIA Banjarmasin dan Lapas Kelas IIB Banjarbaru. “Nanti kami bantu promosikan pada akun media sosial kami agar produk UMKM Warga Binaan Kalimantan Selatan makin dikenal luas oleh masyarakat,” janji Hidayattollah.

Hadir pula pada kegiatan tersebut, para pejabat struktural Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan bersama Ketua Tim masing-masing bidang, dan Kepala UPT Pemasyarakatan se-Banjar Raya. 

 

 

Kontributor: Kanwil Ditjenpas Kalsel
 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0