Kakanwil Ditjenpas Papua Barat Perkuat Keamanan dan Pembinaan dalam Kunjungan Perdana ke Lapas Kaimana
Kaimana, INFO_PAS – Penguatan keamanan dan ketertiban (kamtib) menjadi perhatian utama Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Papua Barat, I Putu Murdiana, dalam kunjungan kerja perdananya ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kaimana, Jumat (24/7). Kunjungan tersebut menjadi monitoring dan evaluasi sekaligus penguatan tugas dan fungsi Pemasyarakatan, khususnya dalam membangun sistem pengamanan yang preventif, meningkatkan kapasitas petugas, serta memastikan pelayanan dan pembinaan Warga Binaan berjalan optimal.
Kakanwil menekankan kamtib merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan Pemasyarakatan. Pengamanan tidak cukup hanya dilakukan ketika gangguan telah terjadi, tetapi harus dibangun melalui kewaspadaan, penerapan prosedur, mitigasi risiko, dan kolaborasi yang konsisten.
“Setiap petugas harus memahami pelaksanaan tugas pengamanan dimulai dari kepatuhan terhadap SOP, kemampuan membaca dan memitigasi risiko, serta membangun sinergi dan kolaborasi. Tiga hal ini harus menjadi budaya kerja dalam pelaksanaan tugas sehari-hari,” tegas Putu.
Kakanwil juga mengingatkan jajaran untuk menerapkan 3 Kunci PASPAEDA, yaitu melaksanakan tugas sesuai SOP, melakukan mitigasi risiko dalam setiap pelaksanaan tugas, serta membangun sinergi dan kolaborasi dengan seluruh jajaran maupun pemangku kepentingan. Penerapan prinsip tersebut penting sebagai langkah preventif untuk mendeteksi dan mencegah potensi gangguan kamtib sejak dini.
Ia turut menekankan pentingnya asesmen dan analisis terhadap Warga Binaan sebagai dasar pemetaan dan penempatan hunian. Pendekatan tersebut diperlukan agar karakteristik dan tingkat risiko Warga Binaan dipahami secara lebih baik sehingga pengelolaan blok hunian dilakukan secara tepat dan mendukung terciptanya kondisi yang aman serta tertib.
“Petugas harus menggunakan seluruh kemampuan dan pancaindra dalam melaksanakan tugas. Jangan menunggu gangguan terjadi baru bertindak. Kita harus membaca potensi risiko sejak awal. Aman belum tentu tertib, tetapi tertib sudah pasti aman,” lanjut Putu.
Selain aspek pengamanan, Kakanwil juga mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pembelajaran dan pemutakhiran pemahaman terhadap peraturan perundang-undangan serta enam fungsi Pemasyarakatan. Hal tersebut penting agar setiap petugas memahami perannya secara utuh dan memberikan pelayanan profesional kepada Warga Binaan maupun masyarakat.
Selanjutnya, Kakanwil meninjau sejumlah fasilitas Lapas Kaimana, mulai dari klinik kesehatan, dapur bersih, ruang kerja petugas, kamar hunian Warga Binaan, hingga sarana pembinaan kemandirian. Ia juga melakukan pengecekan terhadap pengelolaan Barang Milik Negara serta memberikan perhatian terhadap kebutuhan penguatan sarana pengamanan, termasuk usulan penambahan ketinggian tembok Lapas.
Kunjungan juga diarahkan pada penguatan pembinaan kemandirian melalui Sarana Asimilasi dan Edukasi, serta program ketahanan pangan. Kakanwil melihat langsung kegiatan panen sayuran dan ikan yang menjadi upaya pemberdayaan Warga Binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Lapas Kaimana, Yoseph S. Rumbiak, menyampaikan penguatan yang diberikan Kakanwil menjadi motivasi bagi jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas, terutama dalam aspek keamanan, pelayanan, dan pembinaan. “Penguatan ini menjadi evaluasi sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat penerapan SOP, dan memastikan seluruh program pembinaan berjalan optimal. Kami juga akan menindaklanjuti arahan terkait penguatan sarana pengamanan, optimalisasi CCTV, serta pengembangan program ketahanan pangan dan pembinaan kemandirian,” ujarnya.
Melalui kunjungan tersebut, jajaran Pemasyarakatan Papua Barat menunjukkan keamanan, pelayanan, dan pembinaan merupakan tiga aspek yang saling berkaitan. Masyarakat juga memiliki peran dalam mendukung penyelenggaraan Pemasyarakatan dengan memberikan dukungan positif terhadap proses pembinaan dan reintegrasi Warga Binaan.
Kunjungan perdana Kakanwil Ditjenpas Papua Barat ke Lapas Kaimana diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat budaya kerja yang aman, tertib, profesional, dan humanis. Dengan penerapan SOP, mitigasi risiko, sinergi, dan pembinaan berkelanjutan, Pemasyarakatan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjaga kamtib demi kepentingan Warga Binaan dan masyarakat. (IR)
Kontributor: Kanwil Ditjenpas Pabar
What's Your Reaction?


