Kalapas Atambua Perkuat Sinergi Pengamanan, Audiensi dengan Dandim 1605/Belu

Kalapas Atambua Perkuat Sinergi Pengamanan, Audiensi dengan Dandim 1605/Belu

Atambua, INFO_PAS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Atambua, Antonio Da Costa, lakukan audiensi dengan Komandan Distrik Militer (Dandim) 1605/Belu, Letkol Arh. Andi Yunus, Kamis (7/5). Pertemuan yang berlangsung di Makodim 1605/Belu tersebut menjadi langkah strategis perkuat sinergi pengamanan dan koordinasi antarinstansi dukung stabilitas keamanan di Lapas Atambua.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah rencana kerja sama strategis, mulai dari patroli bersama di area sekitar Lapas, pelatihan terpadu bagi petugas pengamanan, hingga penguatan pertukaran informasi intelijen sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban.

Kalapas Atambua menegaskan bahwa sinergi dengan TNI menjadi faktor penting dalam mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan, khususnya di tengah tantangan keterbatasan personel dan kondisi kelebihan penghuni di Lapas.

“Sinergi yang telah terjalin baik selama ini merupakan kunci bagi kami dalam menghadapi tantangan keterbatasan personel di Tengah kelebihan penghuni. Kami sangat berharap kolaborasi ini terus ditingkatkan, terutama pada aspek pengamanan wilayah,” ujar Antonio.

Ia menambahkan, dukungan dari Kodim 1605/Belu turut memberikan rasa aman bagi petugas maupun Warga Binaan selama proses pembinaan berlangsung.

“Dengan dukungan teknis dan pengawasan dari Kodim, kami yakin Lapas Atambua akan jauh lebih optimal dalam menjalankan fungsi Pemasyarakatan. Hal ini mencakup penguatan keamanan di blok hunian sekaligus memastikan program pembinaan bagi Warga Binaan dapat berjalan dengan kondusif tanpa kendala stabilitas,” tegasnya.

Sementara itu, Dandim 1605/Belu menyampaikan komitmen TNI dalam mendukung tugas aparat penegak hukum, termasuk penguatan pengamanan di lingkungan Pemasyarakatan.

“Kami berkomitmen memberikan dukungan maksimal guna menjamin Lapas Atambua senantiasa berada dalam situasi yang aman dan terkendali,” ungkap Letkol Arh. Andi Yunus.

Menurutnya, stabilitas keamanan wilayah memerlukan kolaborasi yang solid antara TNI, Polri, dan seluruh instansi pemerintah terkait agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi secara cepat dan terukur.

Audiensi tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk segera merealisasikan poin-poin kerja sama yang telah dibahas. Melalui koordinasi yang semakin intensif, Lapas Atambua optimistis mampu menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, kondusif, dan mendukung optimalisasi program pembinaan bagi Warga Binaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Atambua

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0