Perkuat Sinergi P4GN, Lapas Kelas I Cipinang Jalin Koordinasi Strategis dengan BNNP DK Jakarta
Jakarta, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus perkuat sinergi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Daerah Khusus Jakarta dalam mendukung implementasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan Pemasyarakatan. Komitmen tersebut diwujudkan saat menerima audiensi Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan dan Intelijen BNNP Daerah Khusus Jakarta, Kombes Pol. Ardi Rahananto, beserta jajaran di Lapas Kelas I Cipinang, Jumat (3/7).
Rombongan BNNP DK Jakarta diterima oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Sumaryo, beserta jajaran. Pertemuan berlangsung dalam suasana konstruktif dengan membahas penguatan deteksi dini, pertukaran informasi, koordinasi intelijen, serta penjajakan kolaborasi dalam program edukasi P4GN bagi petugas dan Warga Binaan sebagai langkah preventif mencegah penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Kedua institusi juga menjajaki berbagai peluang kerja sama bidang edukasi P4GN, peningkatan kapasitas petugas, serta penguatan penyuluhan bagi Warga Binaan guna meningkatkan kesadaran hukum dan ketahanan terhadap bahaya narkotika.
Sumaryo menegaskan penguatan P4GN memerlukan kolaborasi lintas instansi yang berkesinambungan. "Penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika merupakan ancaman serius yang harus dihadapi secara bersama. Sinergi dengan BNNP menjadi langkah strategis untuk memperkuat deteksi dini, pertukaran informasi, dan meningkatkan efektivitas upaya pencegahan di lingkungan Lapas Kelas I Cipinang," ujarnya.
Selaku Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Daerah Khusus Jakarta, Kombes Pol. Ardi Rahananto menyampaikan Pemasyarakatan merupakan mitra strategis BNN dalam mendukung pelaksanaan P4GN. "Keberhasilan P4GN membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Melalui penguatan koordinasi, pertukaran informasi, dan langkah-langkah preventif, kami berharap sinergi dengan Lapas Kelas I Cipinang makin efektif dalam mencegah penyalahgunaan maupun mempersempit ruang gerak jaringan peredaran gelap narkotika," tuturnya.
Secara terpisah, Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, menyampaikan kolaborasi dengan BNNP merupakan strategi penguatan keamanan sekaligus implementasi zero handphone, pungutan liar, dan narkoba. Pihaknya akan terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh Aparat Penegak Hukum dan pemangku kepentingan dalam memperkuat sistem pengamanan serta mendukung keberhasilan program P4GN secara berkelanjutan.
"Kami berharap sinergi dengan BNNP makin memperkuat langkah-langkah P4GN melalui deteksi dini, pertukaran informasi, edukasi, serta peningkatan kapasitas petugas. Pencegahan harus menjadi prioritas karena keamanan Pemasyarakatan hanya dapat terwujud apabila seluruh pihak bergerak bersama. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan Lapas Kelas I Cipinang yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika," tegas Syarpani.
Melalui penguatan sinergi bersama BNNP Daerah Khusus Jakarta, Lapas Kelas I Cipinang terus mendukung implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pemberantasan narkoba dan penguatan keamanan Pemasyarakatan. Langkah ini menjadi wujud nyata Pemasyarakatan Kerja Nyata, Pelayanan PRIMA dalam menghadirkan lingkungan Pemasyarakatan yang aman, bersih, berintegritas, serta bebas dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. (IR)
Kontributor: Lapas Kelas I Cipinang
What's Your Reaction?


