Masjid Al Hidayah Jadi Pusat Pembinaan Rohani Warga Binaan Rutan Rantau lewat Ceramah Agama

Masjid Al Hidayah Jadi Pusat Pembinaan Rohani Warga Binaan Rutan Rantau lewat Ceramah Agama

Rantau, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau terus berikan pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan melalui ceramah agama yang dilaksanakan di Masjid Al Hidayah, Jumat (3/7). Kegiatan tersebut diikuti seluruh Warga Binaan Muslim dengan khusyuk sebagai program pembinaan kerohanian untuk membentuk karakter yang lebih baik dan meningkatkan kualitas spiritual.

Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Darmawan Saputra, menjelaskan pembinaan kerohanian akan terus dilaksanakan berkesinambungan sebagai upaya pembentukan karakter Warga Binaan. “Ceramah agama menjadi salah satu media pembinaan yang efektif untuk meningkatkan kesadaran spiritual dan memperkuat motivasi Warga Binaan agar terus berbuat baik serta menjalani masa pidana dengan sikap yang positif. Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak nyata terhadap perubahan perilaku mereka,” harapnya.

Ceramah agama kali ini disampaikan oleh Guru Tukul mengenai pentingnya memperkuat keimanan, memperbaiki akhlak, serta menjadikan masa pembinaan sebagai momentum untuk melakukan introspeksi dan mendekatkan diri kepada Allah Swt.. Dalam tausiahnya, Guru Tukul mengingatkan agar setiap Warga Binaan menjaga ibadah, memperbanyak amal kebaikan, dan menjadikan pengalaman hidup sebagai pelajaran untuk membangun masa depan yang lebih baik.

“Allah Swt. senantiasa memberikan kesempatan kepada setiap hamba-Nya untuk bertobat dan berubah menjadi lebih baik. Jadikan masa pembinaan ini sebagai waktu untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki akhlak, dan memperkuat hubungan dengan Allah Swt. Semoga setelah kembali ke tengah masyarakat, saudara-saudara menjadi pribadi yang lebih baik, membawa manfaat bagi keluarga, dan diterima kembali dengan akhlak yang mulia,” pesan Guru Tukul.

Di tempat terpisah, Kepala Rutan Rantau, Renaldi Hutagalung, menegaskan pembinaan keagamaan merupakan salah satu program penting dalam proses pembinaan Warga Binaan. “Kami ingin menanamkan nilai-nilai spiritual, moral, dan akhlak yang baik kepada Warga Binaan. Harapannya, mereka menjalani masa pembinaan dengan penuh kesadaran, memperbaiki diri, dan siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih bertanggung jawab,” harapnya. (IR)

 

 

Kontributor: Rutan Rantau

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0