Kanwil Ditjenpas Kalsel Teguhkan Komitmen Pelayanan Prima dan Pembangunan ZI Tahun 2026

Kanwil Ditjenpas Kalsel Teguhkan Komitmen Pelayanan Prima dan Pembangunan ZI Tahun 2026

Banjarmasin, INFO_PAS – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan teguhkan komitmen mewujudkan pelayanan yang Profesional, Responsif, Integritas, Modern, Akuntabel (PRIMA) Tahun 2026. Hal tersebut ditegaskan Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan, Mulyadi, usai mengikuti penguatan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas), Agus Andrianto, bertema ‘Kemenimipas Kerja Nyata, Pelayanan PRIMA’ secara virtual, Senin (5/1).

“Penguatan dari Bapak Menteri menjadi landasan penting bagi seluruh jajaran Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kami berkomitmen melaksanakan seluruh Program Aksi dengan berorientasi pada pelayanan prima,” tegas Mulyadi.

Rangkaian kegiatan diawali pembacaan Deklarasi Janji Kinerja oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Asep Kurnia, dilanjutkan penandatanganan Perjanjian Kinerja antara Kepala Kanwil Ditjenpas seluruh Indonesia dengan Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, serta penandatanganan Pakta Integritas oleh Menimipas dan Wakil Menteri Imipas. Sebagai tindak lanjut komitmen tersebut, dilaksanakan pula penandatanganan Deklarasi Janji Kinerja Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan oleh Kepala Kanwil bersama para Kepala Bidang (Kabid) dan Kepala Bagian (Kabag).

Sebelumnya, Menimipas, memberikan penguatan perihal 15 Program Aksi Kemenimipas Tahun 2026  yang diselaraskan dengan delapan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut menjadi pedoman bagi seluruh jajaran dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan yang dilakukan.

“Kita canangkan 15 program aksi yang akan menjadi acuan kerja seluruh jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan pada tahun 2026,” ujar Menteri Agus.

Lebih lanjut, Menimipas menjelaskan program-program tersebut dirancang untuk memastikan kehadiran negara semakin dirasakan masyarakat. Di sisi Pemasyarakatan, Kemenimipas menaruh perhatian besar pada penyelesaian persoalan struktural, seperti overcapacity dan overcrowding melalui pendekatan yang komprehensif sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan. Program kemandirian pangan melalui pertanian, perikanan, dan peternakan di Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara, pembangunan dapur sehat untuk mendukung program makan bergizi gratis, hingga pemasaran produk karya Warga Binaan melalui koperasi dan UMKM menjadi bagian dari strategi besar tersebut.

“Kami ingin memastikan seluruh program ini berdampak langsung, baik bagi peningkatan kualitas layanan publik, kesejahteraan masyarakat sekitar Unit Pelaksana Teknis, maupun bagi pembinaan Warga Binaan, agar siap kembali dan berkontribusi positif di tengah masyarakat,” harap Menteri Agus. 

Pada kesempatan yang sama, Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan satukan langkah seluruh jajaran mewujudkan Zona Integritas (ZI) sebagai komitmen Reformasi Birokrasi Kemenimipas Tahun 2026. Komitmen tersebut ditandai penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan ZI menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) oleh seluruh jajaran.

Penandatanganan diawali oleh Kepala Kanwil, para Kabid dan Kabag, dilanjut oleh seluruh jajaran Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan. “Ini bentuk keseriusan dan tanggung jawab bersama membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang Pemasyarakatan. Melalui komitmen bersama ini, seluruh jajaran Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan menyatakan kesiapan bekerja secara jujur, disiplin, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” tegas Mulyadi.

Lebih lanjut, ia menyampaikan komitmen ini tidak berhenti pada penandatanganan semata, namun harus diwujudkan melalui perubahan pola pikir dan budaya kerja yang konsisten, serta peningkatan kinerja aparatur secara berkelanjutan. “Melalui kegiatan ini, kami siap dan sungguh-sungguh mendukung terwujudnya WBK dan WBBM tahun 2026 di Kalimantan Selatan,” lanjut Mulyadi.

Ke depannya, Kanwil Ditjenpas Kalimantan Selatan akan terus menghadirkan pelayanan Pemasyarakatan yang profesional, bersih, dan melayani sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat sehingga Pemasyarakatan pasti bermanfaat untuk masyarakat. 

 

 

Kontributor: Kanwil Ditjenpas Kalsel
 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0