Salurkan Bakat dan Kreativitas, Warga Binaan Lapas Ambon Buat Aquascape

Salurkan Bakat dan Kreativitas, Warga Binaan Lapas Ambon Buat Aquascape

Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon terus buktikan diri sebagai wadah pembinaan kepribadian dan kemandirian yang produktif. Di tengah masa menjalani pidana, Warga Binaan unjuk kebolehan bakat dan kreativitas melalui pembuatan aquascape atau seni penataan pemandangan dalam akuarium yang memiliki nilai seni dan estetika, Senin (5/10).

Proses pembuatan aquascape ini memerlukan ketelatenan, kesabaran, serta keahlian khusus. Tahapan awal dimulai dari perancangan konsep desain tata letak (layout) bawah air. Warga Binaan kemudian merakit fondasi menggunakan bahan-bahan alami seperti batu, driftwood, serta pasir khusus akuarium. Selanjutnya, mereka menata tanaman air (aquatic plants), memasang sistem filtrasi dan pencahayaan, hingga pengisian air dan penebaran ikan hias agar ekosistem mini di dalam akuarium tampak hidup, asri, dan seimbang.

Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Ambon, Zulkipli Salampessy, menjelaskan bahwa pembuatan aquascape merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang dirancang untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan bernilai ekonomi. Hasil karya tersebut tidak hanya menjadi pengisi waktu luang, tetapi juga diproyeksikan sebagai produk hasil karya Warga Binaan yang layak dipasarkan kepada masyarakat.

"Kami ingin mengarahkan potensi dan kreativitas Warga Binaan ke dalam kegiatan yang positif dan produktif. Melalui pembuatan aquaspace ini, mereka dilatih untuk memiliki keahlian seni sekaligus jiwa kewirausahaan, sehingga kelak ketika mereka bebas, mereka siap mandiri dan diterima kembali di tengah masyarakat," ujar Zulkipli Salampessy saat ditemui di bengkel kerja lapas.

Salah satu Warga Binaan, YG, yang turut aktif merancang dan merakit aquascape tersebut menuturkan bahwa kesempatan mengikuti pelatihan ini mengubah cara pandangnya terhadap masa pembinaan di dalam Lapas. Ia merasa bersyukur karena keahlian baru yang ditekuninya memberikan ketenangan batin sekaligus harapan baru untuk masa depan.

"Bagi saya, merangkai aquaspace ini mengajarkan banyak hal, terutama ketenangan pikiran dan melatih kesabaran diri. Kegiatan ini membuat hari-hari pembinaan terasa lebih bermakna karena saya bisa menghasilkan sesuatu yang indah dan bernilai seni tinggi," tutur YG.

Sementara itu, Kepala Lapas Ambon, S. Hendra Budiman, beri apresiasi atas kreativitas dan inovasi yang ditunjukkan Warga Binaan. Ia menegaskan bahwa Lapas Ambon berkomitmen untuk terus mendorong program pembinaan kemandirian berbasis keahlian kreatif agar Warga Binaan memiliki bekal untuk masa depan setelah bebas.

"Pembinaan di Lapas bukan sekadar tempat menjalani hukuman, melainkan wadah transformasi diri. Kreativitas pembuatan aquaspace ini membuktikan bahwa keterbatasan ruang tidak membatasi seseorang untuk terus berkarya. Kami sangat bangga dan berharap masyarakat dapat mengapresiasi karya-karya positif dari Warga Binaan kita," ucap S. Hendra Budiman.

Hasil karya tersebut diharapkan dapat menembus pasar komersil dan turut mengubah stigma negatif masyarakat terhadap Warga Binaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Ambon

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0