Karya dan Talenta Warga Binaan Kalteng Tampil di Panggung Seni Bandara Tjilik Riwut
Palangka Raya, INFO_PAS – Pentas seni budaya Warga Binaan Pemasyarakatan se-Kalimantan Tengah resmi dibuka dalam program InJourney Airports Community Upskilling for Aviation yang digelar di Terminal Keberangkatan Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Senin (15/6). Kegiatan ini menjadi wujud kolaborasi antara Kantor Wilayah Direktorat (Kanwil) Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah dengan PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Tjilik Riwut dalam mendukung pengembangan seni, budaya, dan pemberdayaan masyarakat.
Kepala Kanwil Ditjenpas Kalimantan Tengah, Hensah, menyampaikan apresiasi kepada PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Tjilik Riwut yang telah membuka ruang bagi Warga Binaan untuk menampilkan hasil pembinaan mereka kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi nyata dukungan terhadap proses reintegrasi sosial Warga Binaan.
"Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk turut meramaikan dan mendukung berbagai kegiatan positif di Bandara Tjilik Riwut. Bandara merupakan representasi kemajuan suatu daerah sehingga sudah sepatutnya menjadi ruang yang hidup dan memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Hensah.
Ia menegaskan jajaran Pemasyarakatan siap mendukung program-program pemberdayaan yang dilaksanakan bersama mitra strategis dengan tetap berpedoman pada ketentuan dan aturan yang berlaku. "Kami berterima kasih atas kesempatan yang diberikan. Pemasyarakatan akan terus mendukung dan berkontribusi melalui potensi yang dimiliki Warga Binaan, baik di bidang seni, budaya, maupun produk karya lainnya, dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku," tegas Hensah.
Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura Bandara Tjilik Riwut, I Made Dermawan, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi yang baik antara pihak bandara dan jajaran Pemasyarakatan Kalimantan Tengah. Sinergi tersebut menjadi upaya memberikan dampak positif yang lebih luas kepada masyarakat.
Ia menambahkan InJourney Group memiliki visi untuk membangun ekosistem pariwisata yang kuat melalui semangat gotong royong. Karena itu, Bandara Tjilik Riwut tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas transportasi udara, tetapi juga sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat.
"Terima kasih kepada jajaran Kanwil Ditjenpas Kalimantan Tengah atas partisipasi dan kolaborasi yang terjalin. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dampak positif yang harus kami hadirkan bagi masyarakat melalui kerja sama dengan berbagai pihak yang memiliki potensi," ujar Made.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan serah terima bantuan program upskilling senilai Rp10 juta dari PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Tjilik Riwut kepada Kanwil Ditjenpas Kalimantan Tengah sebagai dukungan terhadap pengembangan keterampilan Warga Binaan. Pengunjung bandara juga disuguhkan penampilan Tari Mandau oleh Warga Binaan dari Lembaga Pemasyareakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya dan pertunjukan musik oleh grup band Warga Binaan Lapas Kelas IIA Palangka Raya.
Ke depan, program ini akan dilaksanakan berkelanjutan pada hari-hari dengan intensitas penerbangan yang tinggi sekaligus menghadirkan berbagai produk kerajinan dan UMKM hasil karya Warga Binaan sebagai upaya pemberdayaan dan pembinaan berkesinambungan. (IR)
Kontributor: Kanwil Ditjenpas Kalteng
What's Your Reaction?


