Klien Bapas Bandung Dibimbing Jauhi Narkoba

Bandung, INFO_PAS – Sebanyak 22 klien Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bandung mengikuti bimbingan kepribadian pascarehabilitasi, Rabu (28/2) di aula bapas. Kegiatan ini merupakan bukti keseriusan Bapas Bandung dalam melakukan pembimbingan kepada klien narkoba. Pentingnya bimbingan yang lebih berkualitas bagi klien narkoba untuk menghindari kembalinya klien ke dalam jerat narkoba mendorng Bapas Bandung menghadirkan perwakilan dari Badan Narkotika Nasional Povinsi (BNNP) Jawa Barat sebagai narasumber. Sebelumnya, Bapas Bandung dan BNNP Jawa Barat sepakat untuk terus mengadakan kerja sama dalam memulihkan kecanduan narkoba para klien Pemasyarakatan yang ada di Jawa Barat sebagai wujud elaborasi dari instansi pemerintah dalam proses pemulihan klien. “Bantuan layanan kemandirian seperti ini sangat membantu klien dari kencanduan narkoba. Kami selalu siap membantu dan program semacam ini akan terus berlanjut di kemudian hari,” ujar Kepala Bidang Rehabilita

Klien Bapas Bandung Dibimbing Jauhi Narkoba
Bandung, INFO_PAS – Sebanyak 22 klien Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bandung mengikuti bimbingan kepribadian pascarehabilitasi, Rabu (28/2) di aula bapas. Kegiatan ini merupakan bukti keseriusan Bapas Bandung dalam melakukan pembimbingan kepada klien narkoba. Pentingnya bimbingan yang lebih berkualitas bagi klien narkoba untuk menghindari kembalinya klien ke dalam jerat narkoba mendorng Bapas Bandung menghadirkan perwakilan dari Badan Narkotika Nasional Povinsi (BNNP) Jawa Barat sebagai narasumber. Sebelumnya, Bapas Bandung dan BNNP Jawa Barat sepakat untuk terus mengadakan kerja sama dalam memulihkan kecanduan narkoba para klien Pemasyarakatan yang ada di Jawa Barat sebagai wujud elaborasi dari instansi pemerintah dalam proses pemulihan klien. “Bantuan layanan kemandirian seperti ini sangat membantu klien dari kencanduan narkoba. Kami selalu siap membantu dan program semacam ini akan terus berlanjut di kemudian hari,” ujar Kepala Bidang Rehabilitasi BNNP Jawa Barat, Anas Saefudin. Sementara itu, Kepala Bapas Bandung, Hardjani Pudji Astini, berharap klien bapas mempunyai keinginan untuk berubah menjadi lebih baik. [caption id="attachment_57234" align="aligncenter" width="300"] bimbingan klien Bapas Bandung[/caption] “Saya yakin klien narkoba di Bapas Bandung tidak akan kembali kejerat narkoba sejauh mereka konsisten menghadiri setiap kegiatan pembimbingan dan keinginan untuk berubah demi keluarga dalam hal ini orangtua, suami atau istri dan anak,” tutur Hardjani. Pada kesempatan itu, Ririn Bendrayuli yang didaulat sebagai pemateri dari BNNP Jawa Barat memilih untuk menggunakan metode Narcotics Anonymous dalam membimbing para klien narkoba. Metode yang lahir di Amerika ini menitikberatkan pada kemauan para klien untuk berhenti mengkonsumsi narkoba melalui diskusi kelompok antara para klien dan mentor sebagai moderator. “Berawal dari kita sendiri dan motivasi dari keluarga dan lingkungan, maka pemulihan akan berhasil,” pesan Ririn yang juga menjabat Kepala Seksi Pasca Rehabilitasi BNNP Jawa Barat. Ia menguraikan Narcotics Anonymous merupakan wadah bagi para klien untuk berbagi cerita mengenai pengalaman candu narkoba dimana mereka akan saling memberikan dorongan untuk berhenti dan saling berbagi saran satu sama lainnya. “Metode ini dinilai sangat efektif untuk menghilangkan kecanduan narkoba karena ada kemauan dari diri para klien atas dasar sama rasa. Akan tetapi, perlu waktu yang panjang dengan intensitas pertemuan yang cukup banyak untuk melihat keberhasilan metode ini,” jelas Ririn.     Kontributor: Adhani Wardianti  

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0