Kreasikan Bambu dan Triplek Jadi Kaligrafi, Warga Binaan Rutan Marabahan Asah Keterampilan

Kreasikan Bambu dan Triplek Jadi Kaligrafi, Warga Binaan Rutan Marabahan Asah Keterampilan

Marabahan, INFO_PAS – Warga Binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Marabahan tunjukkan kreativitas melalui kerajinan tangan berupa kaligrafi Arab berbahan bambu dan triplek, Sabtu (6/6). Pembuatan kaligrafi dilaksanakan di area bimbingan kerja Rutan Marabahan sebagai sarana pengembangan keterampilan sekaligus salah satu program pembinaan kemandirian.

Warga Binaan mengerjakan memproduksi melalui berbagai tahapan, mulai dari pemilihan bahan, pemotongan bambu dan triplek, pembuatan pola tulisan kaligrafi, hingga proses perakitan dan penyelesaian akhir. Hasil karya yang dihasilkan menampilkan beragam kaligrafi bernuansa Islami yang digarap dengan rapi dan presisi, mencerminkan kesungguhan para pembuatnya. Produk-produk tersebut dinilai memiliki potensi pasar, khususnya sebagai dekorasi rumah maupun hadiah bernilai seni.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Rutan Marabahan, I Wayan Tapa Diambara, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dalam mempersiapkan Warga Binaan agar memiliki keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.

“Kami ingin setiap Warga Binaan memiliki bekal yang nyata saat menyelesaikan masa pembinaannya. Mereka tidak hanya belajar membuat sebuah produk, tetapi juga membangun kedisiplinan, ketelitian, dan rasa percaya diri untuk berkarya,” ujarnya.

Petugas Bimbingan Kerja Rutan Marabahan, Haryono, menjelaskan bahwa pemanfaatan bahan sederhana seperti bambu dan triplek menjadi pilihan yang efektif karena mudah diperoleh.

“Kami berupaya mengenalkan keterampilan yang mudah dipelajari, tetapi tetap memiliki nilai jual. Dari proses mengukur, memotong, hingga merangkai kaligrafi, Warga Binaan belajar memahami tahapan kerja secara sistematis dan menghasilkan produk yang berkualitas,” jelasnya.

Salah seorang Warga Binaan, B, mengaku memperoleh pengalaman baru selama mengikuti pembinaan keterampilan.

“Saya sangat senang dan bangga dapat belajar serta menghasilkan karya kaligrafi ini. Menurut saya, karya ini sudah layak dan mungkin akan laku jika dijual, apalagi dibuat dari bahan sederhana seperti bambu,” ungkapnya. (afn)

 

Kontributor: Humas Rutan Marabahan

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0