Kunjungi Lapas dan Bapas Purwokerto, Dirjenpas Dorong Kemandirian Warga Binaan dan Klien Pemasyarakatan

Kunjungi Lapas dan Bapas Purwokerto, Dirjenpas Dorong Kemandirian Warga Binaan dan Klien Pemasyarakatan

Purwokerto, INFO_PAS – Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Mashudi, tinjau pelaksanaan program pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto dan layanan pembimbingan di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Purwokerto, Jumat (7/8). Kunjungan kerja untuk pastikan pembinaan, pemberdayaan, dan pendampingan yang dilaksanakan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan berjalan optimal dan memberi manfaat bagi Warga Binaan maupun Klien Pemasyarakatan.

Di Lapas Purwokerto, Mashudi tinjau sejumlah program pembinaan sebagai sarana membangun kemandirian Warga Binaan. Didampingi Kepala Lapas Aliandra Harahap, ia melihat penyelenggaraan layanan makanan di dapur, aktivitas Primkopasindo, produksi coco shade, pengolahan sampah, hingga program ketahanan pangan yang dikembangkan melalui Sarana Asimilasi dan Edukasi.

Beragam program tersebut tegaskan pembinaan di Lapas tidak hanya berorientasi pada pembinaan kepribadian, tetapi juga diarahkan untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan kerja yang dapat dimanfaatkan setelah bebas. Melalui pengelolaan usaha produktif, pengolahan limbah, hingga pemanfaatan lahan pertanian, Warga Binaan dilibatkan secara aktif dalam kegiatan yang bernilai ekonomi dan berdampak positif bagi lingkungan.

"Pembinaan harus memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan. Mereka harus dibekali keterampilan, kedisiplinan, dan semangat bekerja sehingga saat kembali ke masyarakat dapat hidup mandiri dan produktif. Saya mengapresiasi inovasi yang telah dikembangkan Lapas Purwokerto, mulai dari ketahanan pangan, bimbingan kerja, pengolahan sampah, hingga budidaya maggot. Semuanya sudah berjalan dengan baik," puji Mashudi.

Apresiasi tersebut disambut baik Aliandra Harahap. "Kunjungan Dirjenpas menjadi kehormatan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam memberikan pembinaan terbaik. Kami berkomitmen menghadirkan program-program produktif, berkelanjutan, dan membekali Warga Binaan dengan keterampilan bermanfaat sebagai bekal reintegrasi sosial," tegasnya.

Usai tinjau Lapas Purwokerto, Dirjenpas lanjutkan kunjungan ke Bapas Purwokerto. Bersama Kepala Bapas Nasirudin, ia melihat pelaksanaan layanan pembimbingan, berdialog dengan Klien Pemasyarakatan, dan menyerahkan bantuan sosial kepada para Klien.

Dalam kunjungan tersebut, Mashudi soroti pentingnya peran Bapas dalam mendampingi Klien Pemasyarakatan selama menjalani proses reintegrasi sosial. Menurutnya, pembimbingan yang diberikan Bapas penting untuk membantu Klien mempersiapkan diri kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

"Bapas memiliki peran penting dalam mendampingi Klien Pemasyarakatan agar siap kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat. Pendampingan yang diberikan perlu terus diperkuat melalui kolaborasi dengan keluarga, pemerintah daerah, serta berbagai pihak sehingga Klien memiliki bekal untuk hidup mandiri dan tidak kembali melakukan pelanggaran hukum," ujar Mashudi.

Sementara itu, Nasirudin menilai perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Klien Pemasyarakatan menjadi upaya memperkuat proses pembimbingan. Menurutnya, keberhasilan reintegrasi sosial tidak hanya bergantung pada pendampingan yang dilakukan petugas, tetapi juga dukungan lingkungan dan kepedulian terhadap kebutuhan Klien selama menjalani masa transisi kembali ke masyarakat.

"Kami menyampaikan terima kasih atas perhatian Dirjenpas kepada Klien Bapas Purwokerto. Bantuan sosial ini menjadi penyemangat mereka untuk terus mengikuti proses pembimbingan, memperkuat kemandirian, serta mempersiapkan diri agar kembali diterima dan berkontribusi positif di tengah masyarakat," ucap Nasirudin. (afn)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0