Lahan SAE Produktif, Lapas Bandanaira Panen 30 Ikat Kacang Panjang
Banda Naira, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira kembali torehkan hasil positif dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Melalui pemanfaatan lahan pertanian di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Lapas Bandanaira berhasil panen 30 ikat kacang panjang segar dan berkualitas yang dibudidayakan oleh Warga Binaan, Rabu (17/6).
Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, menyampaikan bahwa kegiatan pertanian di lahan SAE merupakan salah satu bentuk pembinaan yang memberikan manfaat ganda, yakni mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan bagi Warga Binaan.
"Panen 30 ikat kacang panjang ini menunjukkan bahwa semangat dan kerja keras Warga Binaan dalam mengikuti program pembinaan membuahkan hasil yang positif. Kami akan terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan SAE sebagai sarana pembelajaran, pemberdayaan, dan dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional," ujarnya.
Lebih lanjut, Samad menjelaskan bahwa seluruh proses budidaya dilakukan oleh Warga Binaan di bawah pendampingan petugas, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga panen. Melalui kegiatan tersebut, Warga Binaan memperoleh pengalaman dan keterampilan praktis di bidang pertanian yang dapat menjadi bekal saat kembali ke tengah masyarakat.
Salah seorang Warga Binaan, Topan, mengaku memperoleh banyak pengalaman dan pengetahuan selama terlibat dalam pengelolaan lahan.
"Saya sangat bersyukur bisa mengikuti kegiatan pertanian di lahan SAE. Dari sini saya belajar cara menanam, merawat tanaman, hingga memanen hasilnya. Kegiatan ini membuat saya lebih percaya diri karena memiliki keterampilan yang bisa dimanfaatkan setelah bebas nanti," ungkapnya.
Dengan optimalisasi lahan SAE, Lapas Bandanaira berharap dapat terus berkontribusi wujudkan program ketahanan pangan sekaligus ciptakan program pembinaan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Bandanaira
What's Your Reaction?


