Lamoria Pavilijoen Diperkenalkan, Karya Warga Binaan Makin Dekat dengan Masyarakat

Lamoria Pavilijoen Diperkenalkan, Karya Warga Binaan Makin Dekat dengan Masyarakat

Bandung, INFO_PAS - Ratusan warga Bandung mengular sejak pagi, memadati Pre Launching Lamoria Pavilijoen di Sport Jabar, Sabtu (1/11). Mereka berdesakan di beberapa booth Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Bandung yang mengusung branding produk Lamoria, mulai dari produk kuliner, craft, fesyen, hingga tanaman hias.

Khusus untuk produk kuliner, Lamoria khusus memperkenalkan produk unggulan Puff Tape dengan delapan varian rasa dan Kue Soes dengan lima varian rasa. “Kue Soes memperkenalkan empat rasa baru, yaitu Butterscot Coffe, Coconut Cloud, Cokelat, dan Matcha. Kami berharap Puff Tape dan Soes dengan varian baru ini menjadi pilihan oleh-oleh warga Bandung dan wisatawan yang datang ke Bandung,” harap Kepala Lapas Perempuan Bandung, Rika Aprianti.

Rika menyebut Puff Tape diusung untuk membangkitkan kenangan lama kota Bandung yang terkenal dengan peuyeum. “Sekali lagi, syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, lebih dari 500 warga Bandung rela antri lama untuk dapat kesempatan mencoba produk-produk Lamoria, khususnya Puff Tape. Alhamdulillah, Puff Tape dan Soes ludes. Bahkan, tadi ada yang menayakan Soes lagi, tapi sudah kehabisan,” tambahnya.

Tak hanya itu, dari produk fesyen, rajutan juga mendapatkan banyak atensi. Produk rajutan berupa syal, tas dan juga kupluk kekinian yang sedang menjadi tren.

“Mohon dukungan kepada semua masyarakat agar cita-cita Lamoria Pavilijoen terwujud menjadi ruang bersama Lapas Perempuan Bandung dengan masyarakat dan yang tidak kalah penting lagi menjadi media pengantar Warga Binaan kembali ke masyarakat menjadi warga negara mandiri dan taat hukum,” harap Rika

Sebelumnya, saat membuka secara resmi Pre Launching Lamoria Pavilijoen, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Ika Yusanti, mengapresiasi dukungan masyarakat sangat luar biasa. "Alhamdulillah. Ini kami artikan sebagai dukungan besar masyarakat terhadap pembinaan melalui kreativitas Warga Binaan dalam menghasilkan produk bernilai ekonomi,” terangnya.

Ika menjelaskan Lamoria Pavilijoen, selain akan menjadi showcase dan tempat penjualan produk Warga Binaan Lapas Perempuan Bandung, juga akan dikembangkan sebagai ruang interaksi antara Warga Binaan, petugas, dan masyarakat. Ia menyampaikan terima kasihnya kepada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat yang telah memfasilitai Pre Launching Lamoria Pavilijoen di Sport Jabar.

“Karena sejatinya Warga Binaan akan kembali ke masyarakat sehingga dukungan kuat masyarakat sangat dibutuhkan,” tutur Ika.

Sementara Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga, Provinsi Jawa Barat, Gilang Sailendra, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan yang digelar. “Luar biasa. Selain apresiasi terhadap produk-produk Warga Binaan Lamoria, saya juga bangga dengan warga Bandung yang mendukung Lamoria dan kegiatan di Sport Jabar,” pujinya.

Pre Launching yang berlangsung mulai pukul 06.30 WIB tersebut juga dirangkaikan dengan senam zumba, Cek Kesehatan Gratis, dan product show yang menampilkan seluruh produk Lamoria, mulai dari batik, ecoprint, rajutan, craft, busana ready to wear, dan produk-produk kuliner. “Dari saya dateng sampai sekarang, saya belum berhenti meracik kopi dan jenis minuman lain,” ungkat EA, Warga Binaan Lamoria yang menjadi barista sekaligus head chef Warga Binaan Pos Kerja Bakery and Coffe Lamoria.

Sedangkan Mei, Warga Binaan Lamoria lainnya, menyampaikan keharuannya atas antusiasme warga Bandung terhadap Puff Tape. Mei sendiri adalah creator Puff Tape. “Butuh enam tahun bongkar pasang racikan hingga akhirnya menghasilkan Puff Tape yang sekarang ini bisa dinikmati,” terangnya.

Salah seorang pengunjung menyampaikan kesukaannya terhadap Puff Tape. ”Renyah di luar dan lumer isiannya. Rasa tapenya benar-benar kekinian,” pujinya.

Pada kesempatan itu, turut hadir Lurah Arcamanik, perwakilan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepolisian Sektor Arcamanik, Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan Bandung Raya, dan dukungan model dari Inez Management. Selanjutnya, Lamoria Pavilijoen diagendakan melaksanakan soft launching pada Sabtu (14/11) dan grand launching pada Sabtu (21/10).

 

 

Kontributor: LPP Bandung

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0