Lapas Ambon Gandeng SKB Beri Pendidikan Nonformal bagi Warga Binaan
Ambon, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon bekerja sama dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Ambon beri pembelajaran nonformal bagi Warga Binaan, Senin (7/9). Pembelajaran kali ini mencakup Pendidikan Agama serta Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK).
Kegiatan belajar mengajar berlangsung tertib dan interaktif. Pembelajaran dibagi menjadi dua sesi, yakni materi keagamaan di dalam kelas dan praktik PJOK di lapangan.
Para pengajar dari SKB Kota Ambon sampaikan materi secara komunikatif agar mudah dipahami Warga Binaan. Selain mendapatkan pemahaman keagamaan, peserta juga mengikuti kegiatan olahraga untuk menjaga kebugaran tubuh.
Kegiatan tersebut bagian dari pembinaan kepribadian dan kemandirian sekaligus dukungan terhadap Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam penyelenggaraan pendidikan kesetaraan bagi Narapidana.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik Lapas Ambon, Mekky Patty, menjelaskan bahwa pendidikan nonformal jadi salah satu upaya membekali Warga Binaan dengan pengetahuan dan keterampilan.
"Pendidikan adalah hak setiap warga negara, termasuk mereka yang sedang menjalani pembinaan di dalam Lapas. Kami ingin memastikan bahwa waktu yang mereka habiskan di sini diisi dengan hal-hal produktif yang dapat mengubah pola pikir dan mental mereka ke arah yang lebih baik," ujar Mekky Patty.
Salah satu pengajar SKB Kota Ambon, Ansar Maksar, mengapresiasi antusiasme Warga Binaan selama mengikuti materi Agama dan PJOK.
"Meskipun belajar di lingkungan Lapas, semangat para Warga Binaan patut diacungi jempol. Mereka sangat aktif dan kooperatif, baik saat menerima materi teori keagamaan maupun saat kami melakukan praktik materi PJOK di lapangan," tutur Ansar.
Salah seorang Warga Binaan, AJ, mengaku bersyukur dapat mengikuti program pendidikan nonformal tersebut. Menurutnya, kesempatan belajar beri motivasi untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan setelah bebas.
"Kami sangat senang dan berterima kasih kepada pihak Lapas Ambon dan SKB Kota Ambon yang sudah memfasilitasi kami belajar agama dan olahraga. Pelajaran ini membuat kami merasa masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan berguna bagi masyarakat kelak," ucap AJ dengan penuh semangat.
Sementara itu, Kepala Lapas (Kalapas) Ambon, S. Hendra Budiman, tegaskan komitmen jajarannya untuk terus bekerja sama dengan berbagai instansi dalam mendukung pembinaan berbasis pendidikan. Lapas Ambon juga mendukung kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Warga Binaan.
"Kami berkomitmen untuk terus membuka akses seluas-luasnya bagi Warga Binaan untuk mendapatkan hak pendidikan mereka. Program kesetaraan ini adalah pilar penting agar para Warga Binaan memiliki bekal ijazah dan moral yang kuat ketika mereka kembali berintegrasi ke tengah masyarakat," pungkas S. Hendra Budiman.
Program pendidikan nonformal di Lapas Ambon diharapkan dapat terus berlanjut untuk memberi kesempatan kepada Warga Binaan mengembangkan pengetahuan dan menjaga kebugaran selama menjalani masa pembinaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Ambon
What's Your Reaction?


