Lapas Atambua Panen 300 Kg Brokoli, Hasil Keahlian Vokasional Warga Binaan

Lapas Atambua Panen 300 Kg Brokoli, Hasil Keahlian Vokasional Warga Binaan

Atambua, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua terus tunjukkan konsistensinya dalam melaksanakan program pembinaan kemandirian. Dalam kurun waktu berdekatan, Lapas Atambua kembali panen raya brokoli dengan hasil fantastis mencapai total 300 kilogram brokoli segar yang siap dipasarkan, Senin (15/12). Keberhasilan ini adalah implementasi program keahlian vokasional bagi Warga Binaan di lingkungan Lapas.

Panen brokoli oleh Warga Binaan dipimpin Kepala Subseksi (Kasubsi) Kegiatan Kerja, Andra Sukabir, bersama Kasubsi Keamanan, Johanis Radja. Brokoli yang berhasil dipetik dari lahan luar tembok Lapas ini menjadi bukti konsistensi Lapas Atambua dalam mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus membuktikan Lapas Atambua mampu menjadi pusat pelatihan yang produktif, mengubah masa hukuman menjadi peluang peningkatan keterampilan.

Andra mengatakan angka 300 kg brokoli menunjukkan peningkatan kualitas dan kuantitas hasil panen berkat pengaplikasian teknik budidaya yang lebih terstruktur. "Ini adalah indikator bahwa program keahlian vokasional di sini sangat efektif. Warga Binaan tidak hanya menghabiskan waktu, tetapi mereka belajar cara bertani modern, mengelola hama, hingga proses pascapanen," tegasnya.

Ia menambahkan fokus utama Lapas adalah membekali Warga Binaan dengan modal keterampilan yang kuat agar mereka memiliki bekal untuk berwirausaha secara mandiri setelah bebas. "Brokoli ini bukan sekadar sayur, tetapi representasi dari harapan dan keahlian baru yang mereka dapatkan di sini," imbuh Andra.

Salah satu Warga Binaan, Anton, mengungkapkan rasa bangganya atas hasil panen yang melimpah ini. "Kami sangat senang melihat hasil kerja keras kami mencapai 300 kg. Ini memotivasi kami untuk lebih serius dalam mengembangkan kebun. Semua teknik yang diajarkan oleh petugas dan dinas terkait benar-benar kami terapkan, mulai dari pemilihan bibit hingga pemupukan," ucapnya.

Seluruh hasil panen 300 kg brokoli tersebut telah dipesan oleh sejumlah pemasok sayuran dan pasar lokal di Belu. Pemasaran yang terstruktur ini tidak hanya menguntungkan Lapas dengan menghasilkan Pendapatan Negara Bukan Pajak, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi Warga Binaan dalam rantai distribusi pertanian.

Keberhasilan panen brokoli Lapas Atambua ini menegaskan komitmen Lapas untuk terus berinovasi dalam program pembinaan, menjadikan mereka salah satu Lapas percontohan dalam implementasi keahlian vokasional di bidang agrikultura. (IR)

 

Kontributor: Lapas Atambua

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0