Lapas Atambua Sukses Panen Raya Padi di Lahan 2 Hektare Garapan Warga Binaan

Lapas Atambua Sukses Panen Raya Padi di Lahan 2 Hektare Garapan Warga Binaan

Atambua, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua gelar panen raya padi di lahan produktif seluas 2 hektare yang dikelola oleh Warga Binaan, Rabu (3/6). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi Lapas Atambua dukung ketahanan pangan sekaligus tingkatkan kemandirian Warga Binaan melalui program pembinaan produktif.

Program pertanian tersebut telah dijalankan sejak Februari 2026 melalui pembinaan dan pendampingan secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi Program Asta Cita dan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada sektor pemberdayaan Warga Binaan dan penguatan ketahanan pangan.

Panen raya turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu, Silvia Amaral, Kepala RRI Atambua, Andrean Sucahyo, serta sejumlah jurnalis yang tergabung dalam komunitas Pers Pena Batas.

Kepala Lapas Atambua, Antonius Luis Pui Ximenes Da Costa, mengatakan panen raya tersebut menjadi momentum untuk tunjukkan hasil pembinaan Warga Binaan kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan.

“Panen ini kami laksanakan secara sederhana dengan tetap mengedepankan esensi utama, yaitu memperlihatkan hasil kerja keras Warga Binaan kepada instansi terkait dan rekan-rekan media. Kami berharap masyarakat dapat melihat secara langsung bahwa program pembinaan di Lapas Atambua mampu menghasilkan karya yang bermanfaat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hasil panen padi akan dimanfaatkan untuk dua kebutuhan utama, yakni mendukung pembiayaan program pembinaan serta memenuhi kebutuhan konsumsi Warga Binaan.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Belu, Silvia Amaral, memberikan apresiasi atas keberhasilan panen tersebut. Menurutnya, kualitas padi yang dihasilkan menunjukkan potensi besar untuk terus dikembangkan.

“Panen ini sangat baik. Kita dapat melihat kualitas bulir padi yang padat dan bernas. Ke depan, kami siap memperkuat sinergi dengan Lapas Atambua, tidak hanya pada komoditas padi, tetapi juga pengembangan komoditas pertanian lainnya,” ungkapnya.

Senada dengan itu, Kepala RRI Atambua, Andrean Sucahyo, menyampaikan apresiasinya terhadap program pembinaan yang dijalankan Lapas Atambua.

“Kami senang dapat terlibat dan menyaksikan langsung kegiatan ini. Ini merupakan cerita positif dari wilayah perbatasan yang patut diketahui masyarakat luas,” tuturnya.

Salah seorang Warga Binaan, BM, mengaku bangga dapat terlibat sejak awal proses pengolahan lahan hingga panen.

“Sejak Februari kami mengolah dan merawat lahan ini. Hari ini kami bisa melihat hasilnya. Keterampilan bertani yang kami peroleh menjadi bekal berharga dan membuat kami lebih optimistis saat kembali ke masyarakat nanti,” ungkapnya.

Keberhasilan panen raya ini menunjukkan bahwa program pembinaan kemandirian di Lapas Atambua mampu memberikan manfaat nyata, tidak hanya dalam mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membekali Warga Binaan dengan keterampilan produktif sebagai modal untuk kembali berkontribusi di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Atambua

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0