Pembinaan Literasi Terus Tumbuh, Pojok Baca Lapas Batulicin Hadir dengan Wajah Baru
Batulicin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin hadirkan wajah baru Pojok Baca sebagai bagian dari penguatan pembinaan literasi bagi Warga Binaan, Senin (3/8). Ruang baca tersebut kini menempati lokasi yang lebih terbuka dan nyaman untuk dukung budaya membaca selama Warga Binaan jalani masa pembinaan.
Pojok Baca yang sebelumnya berada di area altar Masjid At-Taubah dipindahkan ke ruangan baru dengan penataan yang lebih representatif. Interior ruangan dipercantik dengan dekorasi dan tanaman hias sehingga menciptakan suasana membaca yang lebih nyaman.
Koleksi bacaan di Pojok Baca juga bertambah dengan hadirnya ratusan buku bantuan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu. Beragam buku keagamaan, pengetahuan umum, keterampilan, dan bacaan lainnya tersedia untuk mendukung kebutuhan literasi Warga Binaan.
Pojok Baca dibuka setiap Senin hingga Kamis pukul 08.00–11.00 WITA. Warga Binaan juga dapat meminjam buku untuk dibaca di blok hunian selama tujuh hari.
Pengelolaan Pojok Baca dipercayakan kepada dua Warga Binaan yang bertugas mengelola administrasi peminjaman, merapikan koleksi buku, serta menjaga kenyamanan ruang baca di bawah pendampingan petugas pembinaan.
Kepala Lapas Batulicin, Thoha Yahya Umar Sidiq, mengatakan penguatan literasi merupakan bagian penting dari proses pembinaan karena dapat membentuk karakter sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Warga Binaan.
"Kami sangat mendukung pengembangan Pojok Baca sebagai pusat pembelajaran di Lapas Batulicin. Saya berharap seluruh Warga Binaan semakin aktif memanfaatkan fasilitas ini untuk membangun kebiasaan membaca, memperkaya pengetahuan, dan meningkatkan kualitas diri sehingga pembinaan yang dijalani benar-benar memberikan manfaat nyata sebagai bekal kembali ke tengah masyarakat," tegas Thoha.
Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Batulicin, Harry Indrawan, menambahkan pembaruan Pojok Baca diharapkan semakin mendorong minat baca Warga Binaan melalui fasilitas yang lebih nyaman dan koleksi buku yang terus bertambah.
"Literasi menjadi salah satu fondasi penting dalam proses pembinaan. Dengan ruang baca yang lebih representatif, koleksi buku yang terus bertambah, serta layanan peminjaman yang mudah diakses, kami berharap budaya membaca semakin tumbuh sehingga Warga Binaan dapat terus mengembangkan wawasan dan kualitas dirinya selama menjalani pembinaan," ujar Harry.
Salah seorang Warga Binaan, Y, mengaku lebih termotivasi memanfaatkan waktu luang untuk membaca setelah Pojok Baca diperbarui.
"Ruangan Pojok Baca sekarang jauh lebih nyaman dan koleksi bukunya juga semakin banyak. Saya merasa lebih termotivasi untuk membaca karena suasananya mendukung, sehingga setiap buku yang kami baca menjadi bekal pengetahuan yang bermanfaat untuk masa depan," ungkap Y.
Pembaruan Pojok Baca diharapkan semakin tumbuhkan budaya literasi di lingkungan Lapas Batulicin sekaligus jadi sarana pembelajaran yang dukung proses pembinaan Warga Binaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Batulicin
What's Your Reaction?


