Perpustakaan Asteda Jadi Ruang Belajar Warga Binaan Lapas Banjarmasin

Perpustakaan Asteda Jadi Ruang Belajar Warga Binaan Lapas Banjarmasin

Banjarmasin, INFO_PAS – Sebanyak 53 Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin manfaatkan Perpustakaan Asteda sebagai ruang belajar.  Dari kunjungan selama sepekan terakhir, tercatat 81 buku dipinjam dari total 3.804 koleksi yang tersedia.

Koleksi buku keagamaan, pengetahuan umum, keterampilan, kewirausahaan, hingga pengembangan diri menjadi pilihan Warga Binaan untuk mengisi masa pembinaan dengan kegiatan yang produktif. Perpustakaan Asteda jadi salah satu sarana pembinaan yang mendukung budaya belajar di dalam Lapas.

Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan perpustakaan berperan penting tingkatkan pengetahuan dan wawasan Warga Binaan selama jalani pembinaan.

"Perpustakaan bukan hanya tempat membaca, tetapi juga ruang belajar yang memberikan kesempatan bagi Warga Binaan untuk terus mengembangkan diri. Kami berharap fasilitas ini dimanfaatkan secara optimal sebagai bekal pengetahuan yang berguna ketika mereka kembali ke tengah masyarakat," ujar Akhmad.

Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Muhammad Ansyari, mengatakan pihaknya terus mendorong Warga Binaan memanfaatkan perpustakaan sebagai bagian dari proses pembinaan.

"Setiap buku menyimpan ilmu dan pengalaman yang dapat memperluas cara pandang seseorang. Karena itu, kami terus mengajak Warga Binaan untuk membiasakan membaca agar wawasan mereka semakin berkembang selama menjalani pembinaan," ungkap Ansyari.

Salah seorang Warga Binaan, Jailani (nama samaran), mengaku rutin kunjungi perpustakaan untuk menambah pengetahuan. Pada Senin (3/8), ia memilih buku tentang desain dan dekorasi.

"Saya senang datang ke perpustakaan karena banyak pilihan buku yang menarik. Hari ini saya membaca buku tentang desain dan dekorasi rumah. Saya ingin belajar tentang penataan rumah agar nantinya bisa menjadi bekal dan bermanfaat ketika saya kembali ke masyarakat," tutur Jailani.

Melalui Perpustakaan Asteda, Lapas Banjarmasin terus dorong budaya membaca sebagai bagian dari pembinaan. Akses terhadap berbagai koleksi bacaan diharapkan dapat memperluas wawasan dan menjadi bekal bagi Warga Binaan setelah kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0