Lapas Bandanaira dan MAN 4 Maluku Tengah Bersinergi Bina Karakter Warga Binaan
Banda Naira, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira jalin kerja sama dengan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Maluku Tengah untuk memperkuat pembinaan karakter Warga Binaan melalui pendidikan kepramukaan. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di ruang kerja Kepala MAN 4 Maluku Tengah, Senin (12/10).
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Kepala Lapas Bandanaira Bandanaira, Abdul Samad Rumuar, bersama Kepala MAN 4 Maluku Tengah, Badarudin Nasarudin. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan pembinaan karakter yang terarah dan berkelanjutan bagi Warga Binaan melalui penanaman nilai-nilai kepramukaan.
Samad menegaskan pendidikan kepramukaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, serta mental positif Warga Binaan sebagai proses pembinaan dan persiapan kembali ke tengah masyarakat. Ia menambahkan nilai-nilai kepramukaan, seperti disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, kerja sama, cinta tanah air, dan pantang menyerah diharapkan menjadi bekal bagi Warga Binaan dalam memperbaiki diri serta membangun kehidupan yang lebih baik setelah menjalani masa pidana.
"Kami berkomitmen untuk terus memperkuat program pembinaan. Melalui kerja sama dengan MAN 4 Maluku Tengah, kami ingin membekali Warga Binaan dengan nilai-nilai positif agar mereka kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang taat hukum, mandiri, produktif, dan berkarakter baik," ujar Samad.
Sementara itu, Kepala MAN 4 Maluku Tengah yang juga Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan MAN 4 Maluku Tengah pada Kwartir Ranting Banda, Badarudin Nasarudin, menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, Gerakan Pramuka memiliki ruang pengabdian yang luas, termasuk berkontribusi dalam pembinaan karakter bagi Warga Binaan.
"Kami siap berkontribusi dalam pembinaan karakter Warga Binaan melalui nilai-nilai kepramukaan. Pembinaan ini tidak hanya menumbuhkan kemandirian, tetapi juga melatih pengendalian emosi, kemampuan mengambil keputusan yang tepat, jiwa kepemimpinan, dan kepedulian sosial," ungkap Badarudin.
Melalui sinergi ini, Lapas Bandanaira dan MAN 4 Maluku Tengah berharap pembinaan kepramukaan menjadi sarana pembentukan karakter positif, memperkuat kepercayaan diri, dan menumbuhkan semangat perubahan bagi Warga Binaan. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi komitmen bersama dalam mendukung proses reintegrasi sosial agar Warga Binaan siap kembali ke masyarakat dan menjalani kehidupan yang lebih baik. (IR)
Kontributor: Lapas Bandanaira
What's Your Reaction?


