Lapas Banjarbaru Gandeng SKB Kota Banjarbaru Hadirkan Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan
Banjarbaru, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru gandeng Satuan Pendidikan Nonformal (SPNF) Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Banjarbaru untuk hadirkan program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C bagi Warga Binaan. Kerja sama tersebut diwujudkan melalui komitmen bersama yang dilaksanakan di Aula 2 Lapas Banjarbaru pada Rabu (1/7) untuk memberikan akses pendidikan kepada Warga Binaan sebagai pembinaan kepribadian sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Pada kesempatan itu, Kepala Lapas Banjarbaru, I Made Supartana, bersama Kepala SPNF SKB Kota Banjarbaru, Khurin Muflikhati, menandatangani komitmen bersama tentang penyelenggaraan program pendidikan kesetaraan. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis tanda peserta dan bahan ajar kepada perwakilan Warga Binaan sebagai awal pelaksanaan proses pembelajaran Paket A, Paket B, dan Paket C.
Made menegaskan pendidikan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan Warga Binaan agar memiliki bekal yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat. "Melalui kerja sama ini, kami ingin memastikan Warga Binaan memperoleh hak pendidikan yang layak sebagai bekal meningkatkan kualitas diri dan membuka peluang yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana," tegasnya.
Penandatanganan tersebut turut disaksikan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan, Erwedi Supriyatno. Erwedi mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara Lapas Banjarbaru dengan SPNF SKB Kota Banjarbaru dalam mendukung pembinaan berbasis pendidikan. Ia juga menegaskan Pemasyarakatan pada hakikatnya merupakan proses mempersiapkan Warga Binaan agar kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, mandiri, produktif, dan bertanggung jawab. Karena itu, pembinaan tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga pembangunan kualitas sumber daya manusia, salah satunya melalui pendidikan.
"Pemasyarakatan bukan hanya berbicara tentang keamanan, tetapi bagaimana kita membangun kualitas sumber daya manusia. Pendidikan adalah hak dasar yang tetap melekat pada setiap Warga Binaan. Melalui program pendidikan kesetaraan ini, kita ingin memastikan mereka memiliki kesempatan menyelesaikan pendidikan formal, memperoleh ijazah yang sah, dan memiliki bekal untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik, mandiri, dan produktif," ujar Erwedi.
Ia menjelaskan program pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C menjadi bentuk nyata pemenuhan hak Warga Binaan untuk memperoleh pendidikan formal meskipun sedang menjalani masa pidana. Menurutnya, keterbatasan ruang gerak tidak boleh menjadi penghalang bagi seseorang untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas dirinya.

Tak lupa, Erwedi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Banjarbaru, khususnya Dinas Pendidikan dan SPNF SKB Kota Banjarbaru, atas komitmennya mendukung penyelenggaraan pendidikan bagi Warga Binaan. Menurutnya, keberhasilan pembinaan hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi berbagai pihak.
"Program pendidikan kesetaraan ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan pembinaan berkualitas. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut sehingga memberikan manfaat yang nyata bagi Warga Binaan," harap Erwedi.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru, Abdul Basid, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program pendidikan kesetaraan di lingkungan Lapas Banjarbaru sebagai pemenuhan hak pendidikan bagi seluruh warga negara. "Pendidikan adalah hak setiap warga negara, termasuk Warga Binaan. Kami siap mendukung pelaksanaan program ini agar berjalan optimal dan memberikan hasil yang bermanfaat," jelasnya.
Senada, Kepala SPNF SKB Kota Banjarbaru, Khurin Muflikhati, menyampaikan komitmennya untuk memberikan layanan pendidikan yang berkualitas kepada para peserta didik di Lapas Banjarbaru. "Kami akan melaksanakan proses pembelajaran sesuai standar pendidikan yang berlaku sehingga Warga Binaan mengikuti pendidikan dengan baik dan memperoleh kompetensi yang dibutuhkan," sebutnya.
Melalui sinergi yang terjalin antara Lapas Banjarbaru dan SPNF SKB Kota Banjarbaru, program pendidikan kesetaraan diharapkan berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan. Lapas Banjarbaru berkomitmen untuk terus memperluas kerja sama dengan berbagai pihak dalam mendukung pembinaan berkualitas sehingga Warga Binaan memiliki bekal pendidikan, keterampilan, dan kepercayaan diri untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pembinaan. (IR)
Kontributor: Lapas Banjarbaru, Kanwil Ditjenpas Kalsel
What's Your Reaction?


