Lapas Banjarbaru Tanam Cabai dan Panen Ubi, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan

Lapas Banjarbaru Tanam Cabai dan Panen Ubi, Perkuat Ketahanan Pangan dan Kemandirian Warga Binaan

Banjarbaru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjarbaru optimalkan pemanfaatan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) melalui dua kegiatan pertanian, yakni penanaman 100 bibit cabai ori dan panen 160 kilogram ubi Rabu (13/5). Kegiatan ini bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan serta Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang kemandirian Warga Binaan.

Kegiatan penanaman cabai dilaksanakan di lahan pertanian SAE seluas 30x8 meter libatkan Kepala Lapas, pejabat struktural, serta delapan Warga Binaan. Proses dilakukan secara gotong royong mulai dari pengolahan lahan hingga penanaman bibit di area yang telah disiapkan.

Usai penanaman cabai, Lapas Banjarbaru juga lakukan panen ubi hasil budidaya Warga Binaan.

Kepala Lapas Banjarbaru, I Made Supartana, menegaskan bahwa kegiatan pertanian di SAE menjadi salah satu program pembinaan yang terus dikembangkan untuk dukung ketahanan pangan sekaligus tingkatkan keterampilan Warga Binaan.

“Melalui kegiatan pertanian ini, kami ingin membangun keterampilan dan semangat kerja Warga Binaan agar memiliki bekal positif ketika kembali ke masyarakat. Baik penanaman maupun panen ini menjadi bukti bahwa Warga Binaan mampu produktif dan menghasilkan manfaat nyata,” ujarnya.

Hasil panen ubi tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pangan di lingkungan Lapas, tetapi juga didistribusikan ke dapur sehat serta dipasarkan melalui Labaru Fresh Market sebagai bagian dari pengembangan hasil pertanian Warga Binaan.

Salah seorang Warga Binaan, Neky, mengaku antusias dapat terlibat dalam kegiatan penanaman cabai, sementara Warga Binaan lainnya, Akhmad, merasakan manfaat dari proses panen ubi yang telah mereka kelola.

“Kami senang bisa ikut terlibat, karena kegiatan ini memberi pengalaman baru dan membuat kami lebih produktif selama di Lapas,” ujar Neky.

“Kami bangga karena hasil kerja kami bisa dipanen dan dimanfaatkan. Ini membuat kami lebih termotivasi untuk terus belajar dan bekerja,” ungkap Riza.

Lapas Banjarbaru berharap pengelolaan SAE dapat terus berkembang secara berkelanjutan sebagai sarana pembinaan kemandirian, sehingga Warga Binaan siap kembali ke masyarakat sebagai individu yang produktif. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Banjarbaru

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0