Lapas Banjarmasin dan GBI Kemah Kesaksian Berikan Pelayanan Ibadah bagi Warga Binaan

Lapas Banjarmasin dan GBI Kemah Kesaksian Berikan Pelayanan Ibadah bagi Warga Binaan

Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin bersama Gereja Bethel Indonesia Kemah Kesaksian berikan pelayanan ibadah bagi Warga Binaan Kristiani, Jumat (19/6). Ibadah ini dihadiri seluruh Warga Binaan Kristiani dan Pembina Gereja Oikumene Lapas Banjarmasin, serta berlangsung dengan penuh kekhidmatan berisi pujian penyembahan dan penyampaian firman tuhan.

Erik Simanjuntak selaku pembina menyampaikan umat diajak untuk menyadari bahwa rencana tuhan sering kali berbeda dengan keinginan manusia. “Mari kita tetap bersyukur atas setiap jawaban doa yang diberikan tuhan dengan cara-Nya sendiri,” ajaknya.

Pada kesempatan itu, tema khutbah diambil dari Kitab Kejadian 17:18–27 dengan judul “Berjalan Dalam Rencana Tuhan”. Dalam penyampaiannya, Pendeta Adolfinah D. Koemasakh mengajak jemaat untuk tetap berpegang pada kehendak tuhan dalam setiap perjalanan hidup.

“Segala rencana manusia hendaknya diserahkan kepada tuhan karena rancangan-Nya adalah rancangan damai sejahtera. Bukan rancangan kecelakaan, melainkan membawa sukacita bagi setiap orang yang percaya,” pesan Pendeta Adolfinah.

Salah seorang Warga Binaan Kristiani, Budi, turut menyampaikan kesaksian dan doanya. "Saya berdoa bukan saja untuk diri sendiri, namun juga mendoakan masa depan anak, keluarga, dan sahabat agar mereka hidup berkenan di hadapan tuhan," ungkapnya.

Secara terpisah, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan pembinaan kerohanian seperti ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan kepribadian Barga Binaan. "Kegiatan ibadah ini bukan hanya menjadi sarana pembinaan spiritual, tetapi juga menjadi penguatan moral bagi Warga Binaan agar makin mendekatkan diri kepada tuhan, memperbaiki diri, dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik," tuturnya.

Ibadah ini menekankan pentingnya menyerahkan seluruh rencana hidup kepada tuhan serta tetap bersyukur dalam setiap keadaan, meskipun jawaban doa tidak selalu sesuai dengan kehendak manusia. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana pembinaan kerohanian bagi Warga Binaan Kristiani dalam memperkuat iman, memperbaiki diri, dan menumbuhkan harapan baru selama menjalani masa pembinaan di Lapas. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0