Lapas Banjarmasin Gandeng PKBM Azzahra Perkuat Pembinaan melalui Pendidikan Kesetaraan

Lapas Banjarmasin Gandeng PKBM Azzahra Perkuat Pembinaan melalui Pendidikan Kesetaraan

Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin terus penuhi hak pendidikan bagi Warga Binaan melalui program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C. Bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Azzahra, pembelajaran kembali dilaksanakan di ruang kunjungan Lapas Banjarmasin untuk memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk melanjutkan pendidikan formal hingga memperoleh ijazah yang diakui negara sebagai bekal dalam membangun masa depan yang lebih baik.

Pada Sabtu (25/7), peserta didik mengikuti pembelajaran sesuai jenjang masing-masing, yaitu Matematika untuk Paket A Geografi untuk Paket B, dan Bahasa Inggris untuk Paket C. Kegiatan berlangsung tertib dan interaktif dengan pendampingan tutor dari PKBM Azzahra.

Kepala Subseksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Muhammad Ansyari, menegaskan pemenuhan hak pendidikan merupakan salah satu bentuk pembinaan yang terus dioptimalkan di Lapas Banjarmasin. "Program pendidikan kesetaraan ini merupakan komitmen kami untuk memastikan setiap Warga Binaan tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan layak. Kami berharap melalui program ini mereka meningkatkan pengetahuan, mengembangkan kemampuan diri, dan memperoleh ijazah formal yang menjadi bekal saat kembali ke tengah masyarakat," harapnya.

Tutor PKBM Azzahra, Rahmi Utari, mengapresiasi semangat belajar yang ditunjukkan para peserta selama mengikuti proses pembelajaran. "Semangat dan antusiasme Warga Binaan sangat luar biasa. Mereka aktif mengikuti pembelajaran dan tidak ragu bertanya ketika menemukan materi yang belum dipahami. Kami berharap materi yang diberikan menjadi bekal ilmu pengetahuan sekaligus memotivasi mereka untuk terus belajar," tuturnya.

Salah seorang Warga Binaan berinisial MF bersyukur dapat kembali melanjutkan pendidikan yang sebelumnya terhenti. "Saya sempat putus sekolah dan merasa kehilangan kesempatan untuk belajar. Ketika mengetahui ada program pendidikan kesetaraan di Lapas, saya langsung mendaftar. Saya ingin menyelesaikan pendidikan ini sampai lulus agar memiliki bekal untuk masa depan yang lebih baik," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan pendidikan merupakan salah satu instrumen penting dalam membentuk karakter dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. "Pendidikan adalah hak setiap warga negara, termasuk Warga Binaan. Karena itu, kami terus memperkuat kolaborasi dengan PKBM Azzahra agar mereka tetap memiliki kesempatan menyelesaikan pendidikan formal. Harapannya, ilmu pengetahuan dan ijazah yang diperoleh menjadi modal penting untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat," ucapnya.

Kegiatan ini merupakan implementasi 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam pemenuhan hak Warga Binaan melalui pembinaan yang inklusif, berkelanjutan, dan memberikan bekal pendidikan sebagai persiapan kembali berperan positif di tengah masyarakat. Melalui program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C, Lapas Banjarmasin terus memperkuat pembinaan kepribadian yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0