Lapas Banjarmasin Gelar Kajian Islam Rutin, Warga Binaan Dalami Akhlak Nabi

Lapas Banjarmasin Gelar Kajian Islam Rutin, Warga Binaan Dalami Akhlak Nabi

Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin kembali gelar kajian Islam rutin bagi Warga Binaan di Masjid Baabut Taqwa, Kamis (20/8). Mengangkat tema Akhlak Nabi Muhammad saw., kajian hadirkan Ustaz H. Rahmana dari Kementerian Agama (Kemenag) Kota Banjarmasin.

Kajian yang dilaksanakan setiap Kamis tersebut bagian dari pembinaan kepribadian untuk memperdalam pemahaman agama sekaligus mengajak Warga Binaan menerapkan nilai-nilai yang dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kajiannya, Ustaz H. Rahmana ajak Warga Binaan jadikan akhlak Nabi Muhammad saw. sebagai teladan, bukan sekadar untuk dipelajari, tetapi juga diterapkan dalam keseharian.

“Akhlak itu terlihat dari bagaimana kita berbicara, bersikap, dan memperlakukan orang lain. Meneladani Nabi berarti belajar jujur, sabar, menjaga ucapan, menghormati sesama, dan mampu menahan diri,” ujar Rahmana.

Menurutnya, membangun akhlak yang baik membutuhkan pembiasaan. Perubahan dapat dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten.

“Kalau ingin berubah, tidak harus langsung melakukan hal besar. Mulai dari memperbaiki ucapan, sikap, dan kebiasaan sehari-hari. Kalau terus dibiasakan, insyaallah menjadi karakter,” tambahnya.

Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan kajian rutin menjadi bagian dari pembinaan yang tidak hanya beri pemahaman keagamaan, tetapi juga dorong Warga Binaan membangun sikap dan perilaku yang lebih baik.

“Harapannya, apa yang dipelajari dalam kajian tidak berhenti sebagai pengetahuan. Nilai-nilai akhlak yang disampaikan dapat diterapkan dalam keseharian sehingga menjadi bagian dari proses perubahan diri Warga Binaan,” ujarnya.

Bagi Warga Binaan AS, kajian tersebut menjadi ruang untuk mengingat dan mengevaluasi diri. Ia mengaku materi tentang akhlak Nabi relevan dengan proses pembinaan yang sedang dijalaninya.

“Yang saya dapat hari ini lebih ke mengingatkan diri sendiri. Kadang kita tahu mana yang baik, tapi belum tentu mudah melakukannya. Dari kajian seperti ini kita diingatkan lagi untuk belajar sabar, menjaga ucapan, dan memperbaiki sikap,” tutur AS.

Kajian Islam rutin setiap Kamis di Masjid Baabut Taqwa jadi salah satu sarana pembinaan kepribadian di Lapas Banjarmasin. Melalui kegiatan tersebut, Warga Binaan diharapkan dapat mengamalkan nilai-nilai keagamaan dalam keseharian sebagai bagian dari proses mempersiapkan diri sebelum kembali ke masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0