Lapas Banjarmasin Kembali Panen 38 Kg Kangkung untuk Dapur Lapas dan Pasar Luar
Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin kembali catat hasil positif dari program pembinaan kemandirian dan ketahanan pangan melalui panen kangkung sebanyak 38 kilogram di Sarana Asimilasi dan Edukasi 1, Kamis (18/6). Kegiatan ini merupakan upaya berkelanjutan Lapas Banjarmasin dalam mengembangkan sektor pertanian produktif sekaligus memberikan bekal keterampilan bagi Warga Binaan.
Panen dilakukan oleh Warga Binaan yang terlibat dalam program pembinaan kemandirian di bidang pertanian dengan pendampingan petugas. Hasil panen kangkung tersebut akan dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan bahan pangan dapur Lapas, sementara sebagian lainnya dipasarkan kepada masyarakat sebagai dukungan terhadap program ketahanan pangan dan produktivitas Warga Binaan.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Bagus Paras Etika, menyampaikan panen kangkung ini menjadi bukti keberlangsungan program pembinaan kemandirian yang terus menunjukkan hasil nyata. "Program pertanian yang dijalankan Warga Binaan tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, dan semangat bekerja. Hasil panen yang diperoleh menjadi motivasi bagi Warga Binaan untuk terus belajar dan berkarya selama menjalani masa pembinaan," ujarnya.
Salah seorang Warga Binaan inisial FI memperoleh banyak pengalaman dan pembelajaran selama mengikuti program pertanian di Lapas Banjarmasin. "Dari proses menanam, merawat hingga panen, kami belajar tentang kesabaran, disiplin, dan tanggung jawab. Hasil panen yang kami peroleh menjadi kebanggaan tersendiri karena merupakan buah dari kerja keras bersama. Semoga keterampilan yang kami dapat selama menjalani pembinaan bermanfaat ketika kembali ke masyarakat nanti," harapnya.
Secara terpisah, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan keberhasilan panen yang terus berulang merupakan wujud nyata pelaksanaan program pembinaan yang produktif dan berdampak. "Panen kangkung ini menunjukkan Warga Binaan mampu menghasilkan karya bermanfaat melalui proses pembinaan yang terarah. Selain mendukung pemenuhan kebutuhan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran dan pembentukan karakter kerja yang akan menjadi bekal penting ketika mereka kembali ke masyarakat," ujarnya.
Melalui program pembinaan kemandirian yang terintegrasi dengan ketahanan pangan, Lapas Banjarmasin terus berkomitmen menghadirkan pembinaan produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan serta lingkungan sekitarnya. (IR)
Kontributor: Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


