Lapas Banjarmasin Panen 15 Kilogram Kacang Panjang dari Lahan SAE 1
BANJARMASIN, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin kembali panen kacang panjang hasil program pembinaan kemandirian pertanian Warga Binaan. Kegiatan panen berlangsung di area pertanian Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 1, Senin (25/5), dengan total hasil mencapai 15 kilogram.
Panen tersebut menjadi bagian dari pemanfaatan lahan produktif yang dikelola Warga Binaan secara berkelanjutan. Proses budidaya dilakukan rutin mulai dari penyiraman, pemupukan, hingga perawatan tanaman.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lapas Banjarmasin, Bagus Paras Etika, menyampaikan kegiatan pertanian menjadi sarana pembinaan karakter dan keterampilan bagi Warga Binaan.
“Warga Binaan tidak hanya belajar bercocok tanam, tetapi juga dibiasakan untuk disiplin, bertanggung jawab, dan bekerja sama selama proses budidaya berlangsung,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengapresiasi hasil program pembinaan kemandirian yang terus berjalan secara produktif.
“Harapannya, keterampilan yang diperoleh selama mengikuti pembinaan dapat menjadi bekal yang bermanfaat saat mereka kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Salah satu Warga Binaan yang terlibat mengaku senang dapat mengikuti kegiatan pertanian hingga proses panen. “Dari kegiatan ini kami belajar sabar dan teliti dalam merawat tanaman sampai akhirnya bisa dipanen,” ujarnya.
Warga Binaan tampak antusias saat memanen hasil tanaman yang mereka rawat sendiri. Kegiatan tersebut juga menjadi motivasi untuk terus aktif mengikuti program pembinaan kemandirian di Lapas Banjarmasin.
Melalui pemanfaatan lahan SAE 1, Lapas Banjarmasin terus memperkuat program pembinaan berbasis keterampilan dan produktivitas sebagai bagian dari persiapan reintegrasi sosial Warga Binaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


