Lapas Banjarmasin Perkuat Pembinaan Rohani melalui Tadabur Al-Qur'an

Lapas Banjarmasin Perkuat Pembinaan Rohani melalui Tadabur Al-Qur'an

Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin perkuat pembinaan rohani Warga Binaan melalui kegiatan tadabur Al-Qur'an. Kegiatan yang hadirkan penyuluh agama dari Kementerian Agama Kota Banjarmasin, Ustaz Asfiani Norhasani, Lc., tersebut berlangsung di Masjid Baabut Taqwa Lapas Banjarmasin, Selasa (21/7).

Kegiatan yang diikuti Warga Binaan muslim itu bahas Surah Al-An'am ayat 54–63. Dalam kajiannya, Ustaz Asfiani Norhasani menjelaskan kasih sayang Allah Swt., pentingnya bertobat dengan sungguh-sungguh, memperbaiki diri setelah melakukan kesalahan, serta menjadikan Allah sebagai satu-satunya tempat memohon pertolongan.

Ustaz Asfiani Norhasani menyebut Allah Swt. senantiasa membuka pintu ampunan bagi setiap hamba yang ingin kembali ke jalan yang diridai-Nya.

"Barang siapa yang berbuat kejahatan karena suatu kebodohan kemudian dia bertaubat, setelah itu dia memperbaiki diri, maka ketahuilah Allah Swt. Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Artinya, Allah senantiasa memberikan ampunan dan mencurahkan kasih sayang kepada hamba-Nya yang bersungguh-sungguh kembali kepada-Nya," jelas Ustaz Asfiani.

Salah seorang Warga Binaan, IN, mengaku memperoleh motivasi untuk terus memperbaiki diri melalui kajian yang rutin diberikan.

"Kajian ini menguatkan keyakinan saya bahwa Allah selalu memberikan kesempatan kepada setiap hamba untuk berubah menjadi lebih baik. Saya ingin terus memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah," ungkap IN.

Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan pembinaan keagamaan menjadi salah satu pilar penting dalam membentuk karakter Warga Binaan.

"Pembinaan rohani kami laksanakan secara berkesinambungan agar Warga Binaan memiliki bekal spiritual yang kuat. Melalui kegiatan tadabur Al-Qur'an ini, diharapkan mereka semakin meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, dan memiliki semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat," tutur Akhmad Herriansyah.

Pembinaan keagamaan ini upaya Lapas Banjarmasin penuhi hak Warga Binaan atas pembinaan mental dan spiritual. Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara berkesinambungan, Warga Binaan diharapkan memiliki bekal keimanan dan akhlak yang lebih baik sebagai modal untuk kembali dan berperan positif di tengah masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0