Lapas Banjarmasin Raih Sertifikat Prima 3, Selada Hidroponik Diakui Penuhi Standar Keamanan Pangan
Banjarmasin, INFO_PAS – Komitmen Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin kembangkan program ketahanan pangan kembali membuahkan hasil. Selada hidroponik hasil budidaya Warga Binaan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) resmi memperoleh Sertifikat Prima 3 yang diserahkan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Syamsir Rahman, kepada perwakilan Lapas Banjarmasin, Jumat (12/6).
Penyerahan sertifikat berlangsung di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan. Kasubsi Bimbingan Kerja dan Pengelolaan Hasil Kerja, Obi Noverianda, menerima sertifikat tersebut mewakili Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah. Turut hadir Kasubsi Sarana Kerja Agus Sugiyatno beserta jajaran Seksi Kegiatan Kerja.
Sertifikat Prima 3 merupakan pengakuan bahwa produk pangan segar yang dihasilkan telah memenuhi standar keamanan pangan, bebas dari cemaran, serta menerapkan praktik budidaya yang baik sesuai ketentuan pemerintah.
Pencapaian ini menjadi bukti keberhasilan program pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian yang dijalankan Lapas Banjarmasin. Selada hidroponik yang dibudidayakan Warga Binaan dinilai memenuhi aspek mutu dan keamanan pangan sehingga layak memperoleh sertifikasi tersebut.
Obi Noverianda menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas produk pertanian hasil pembinaan Warga Binaan.
"Penerimaan Sertifikat Prima 3 ini menjadi kebanggaan sekaligus penyemangat bagi kami untuk terus menjaga kualitas hasil pertanian yang dibudidayakan Warga Binaan. Sertifikasi ini membuktikan bahwa produk yang dihasilkan telah memenuhi standar keamanan pangan dan memiliki daya saing yang baik," ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan mengapresiasi keberhasilan Lapas Banjarmasin kembangkan sektor pertanian hingga mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar sertifikasi.
"Hari ini kami menyerahkan Sertifikat Prima 3 kepada Lapas Banjarmasin untuk produk selada hidroponik yang telah memenuhi persyaratan dan standar yang ditetapkan. Kami melihat potensi yang sangat baik karena tidak hanya mengembangkan komoditas sayuran, tetapi juga berbagai sektor lainnya, termasuk perikanan," ujar Syamsir Rahman.
Menurutnya, keterlibatan lapas dalam pengembangan sektor pertanian merupakan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
"Kami berharap kegiatan budidaya yang dilakukan dapat membantu mendukung swasembada pangan di Kalimantan Selatan. Terus semangat untuk mewujudkan swasembada pangan dan mengembangkan sektor pertanian yang bermanfaat bagi masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Banjarmasin, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan atas dukungan dan pendampingan yang diberikan.
"Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran dan Warga Binaan yang terlibat dalam program pembinaan kemandirian. Kami berharap keberhasilan ini semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk hasil pembinaan Lapas Banjarmasin sekaligus menjadi motivasi untuk terus menghadirkan produk pertanian yang berkualitas dan aman dikonsumsi," ungkap Akhmad Herriansyah. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


