Lapas Banjarmasin Tingkatkan Wawasan Warga Binaan lewat Pendidikan Kesetaraan

Lapas Banjarmasin Tingkatkan Wawasan Warga Binaan lewat Pendidikan Kesetaraan

Banjarmasin, INFO_PAS – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin ikuti pembelajaran Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C hasil kerja sama dengan PKBM Azzahra, Sabtu (1/8), di ruang kunjungan Lapas. Kegiatan ini bagian dari pemenuhan hak pendidikan sekaligus membekali Warga Binaan dengan pengetahuan dan keterampilan selama jalani masa pembinaan.

Pada jenjang Paket A, peserta mengikuti mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan materi struktur kalimat efektif yang disampaikan tutor Lisa Andriayni. Pembelajaran difokuskan pada kemampuan menyusun kalimat yang jelas, tepat, dan mudah dipahami untuk meningkatkan keterampilan berkomunikasi.

Peserta Paket B mengikuti mata pelajaran Sejarah bersama tutor Riska Anwar Yulianti. Materi yang diberikan membahas Kebangkitan Bangsa-Bangsa Timur (Nasionalisme Asia), meliputi perjuangan bangsa-bangsa Asia melawan kolonialisme serta nilai persatuan, nasionalisme, dan cinta tanah air.

Sementara itu, peserta Paket C belajar Sosiologi bersama tutor Hujaimah. Materi memahami struktur sosial membahas kelompok sosial, lembaga sosial, kelas sosial, serta berbagai dinamika perubahan sosial yang terjadi di masyarakat.

Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan pendidikan merupakan hak dasar Warga Binaan yang terus dipenuhi sebagai bagian dari proses pembinaan.

"Melalui kerja sama dengan PKBM Azzahra, kami memastikan Warga Binaan tetap memperoleh akses pendidikan yang layak. Pembelajaran ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, membentuk pola pikir yang lebih baik, serta menjadi bekal berharga ketika mereka kembali ke tengah masyarakat," ujar Herriansyah.

Kepala PKBM Azzahra, Rahmi Utari, menegaskan setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di Lapas.

"Pendidikan merupakan hak setiap warga negara. Melalui program Pendidikan Kesetaraan ini, kami ingin memastikan Warga Binaan tetap memperoleh kesempatan belajar dan mengembangkan potensi dirinya. Kami berharap ilmu yang mereka peroleh tidak hanya menjadi bekal untuk melanjutkan pendidikan, tetapi juga membentuk karakter, menambah kepercayaan diri, dan mempersiapkan mereka agar lebih siap berkontribusi secara positif ketika kembali ke masyarakat," tutur Rahmi.

Salah seorang Warga Binaan, ZA, mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru dari kegiatan tersebut.

"Hari ini kami belajar menyusun kalimat yang efektif, memahami sejarah kebangkitan bangsa-bangsa Asia, serta mempelajari bagaimana kehidupan sosial di masyarakat. Pembelajaran ini membuka wawasan kami dan membuat kami semakin termotivasi untuk terus belajar selama menjalani pembinaan," ungkapnya.

Pendidikan Kesetaraan yang dilaksanakan secara rutin jadi bagian dari pembinaan kepribadian di Lapas Banjarmasin. Warga Binaan tetap memperoleh akses pendidikan sebagai bekal untuk meningkatkan kualitas diri dan mempersiapkan reintegrasi sosial setelah bebas. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0