Lapas Cilegon Dukung Gerakan Warga Binaan Peduli Kesehatan

Share:

Jakarta INFO_PAS – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas III Cilegon, Heri Aris Susila, menghadiri presentasi Unit Kerja Pemerintahan Kota Cilegon yang meraih Penghargaan Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2019 di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Senin (8/7) lalu. Penghargaan itu diraih oleh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) DPT Cibeber dengan inovasi layanan prima bertajuk Gerakan Warga Binaan Peduli Kesehatan (GEGANA PEDES) yang dilaksanakan di Lapas Cilegon.

“Kami mendukung adanya kegiatan GEGANA PEDES dan membuka segala bentuk fasilitas yang ada di lapas Cilegon untuk Puskesmas Cibeber, menargetkan masuk ke top 45 kedepannya,” kata Kalapas yang hadir bersama Kepala Sub Seksi Pembinaan, Edrawanto.

Penghargaan Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik

Untuk itu, Heri berharap sinergi antara Lapas Cilegon dengan Pemerintah Kota Cilegon akan terus terjalin dengan baik dalam rangka mewujudkan hak Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) terkait kesehatan yang lebih layak.

Acara tersebut turut dihadiri Walikota Cilegon, Edi Ariadi, serta Kepala Dinas Kesehatan Kota Cilegon, Dr. Arriadna, bersama tim dari Puskemas DPT Cibeber. Di hadapan dewan juri, Walikota Cilegon Edi Ariadi memaparkan keunggulan GEGANA PEDES, yakni inovasi layanan publik untuk meningkatkan hak kesehatan WBP yang tertuang dalam Undang-undang No. 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan.

GEGANA PEDES mendapatkan top 99 inovasi layanan publik di tahun 2019 yang diakui oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Bahkan, saat ini sedang berkompetensi menjadi top 45 inovasi layanan publik.

 

 

Kontributor: Lapas Cilegon

Lapas Cilegon Dukung Gerakan Warga Binaan Peduli Kesehatan | INFO_PAS | 4.5

Berita Lainnya