Lapas Kelas I Cipinang Bekali Warga Binaan dengan Kursus Bahasa Inggris Berbasis Praktik
Jakarta, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang bekali Warga Binaan dengan keterampilan Bahasa Inggris melalui kursus berbasis praktik percakapan yang aplikatif. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Bina Insan, Senin (26/1), ini memanfaatkan kompetensi Warga Binaan asing sebagai pengajar sehingga proses pembelajaran berlangsung interaktif, kontekstual, dan efektif dalam melatih keberanian berkomunikasi.
Program pembinaan ini dirancang tidak hanya menekankan penguasaan teori, tetapi juga praktik dialog sehari-hari antarpeserta. Pendekatan pembelajaran partisipatif tersebut mendorong suasana kelas yang lebih hidup sekaligus membuka ruang kolaborasi positif antarsesama Warga Binaan.
Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan keterlibatan Warga Binaan asing sebagai pengajar dilakukan secara sukarela dan menjadi bagian dari pembinaan yang saling menguatkan. “Kami mendorong pembinaan yang edukatif dan benar-benar bermanfaat. Kursus Bahasa Inggris ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga melatih keberanian berkomunikasi dan mengembangkan potensi. Keterlibatan Warga Binaan sebagai pengajar juga menjadi sarana pembinaan bagi yang bersangkutan sekaligus memberi manfaat nyata bagi Warga Binaan lainnya,” tegasnya.
Sejalan dengan itu, Kepala Bidang Pembinaan, Iwan Setiawan, menjelaskan penguatan kompetensi bahasa asing dilaksanakan secara terjadwal dan berkelanjutan. “Selain kursus Bahasa Inggris, kami juga menyelenggarakan kursus Bahasa Jepang. Kursus Bahasa Inggris dilaksanakan setiap Senin dengan 12 peserta, sedangkan kursus Bahasa Jepang dilaksanakan setiap Rabu dengan jumlah peserta yang sama. Ini merupakan upaya memperluas akses pendidikan dan keterampilan bagi Warga Binaan,” jelasnya.
Salah satu Warga Binaan asing asal Swedia yang menjadi pengajar Bahasa Inggris, ORJ, antusias dapat berkontribusi dalam kegiatan pembinaan. “Saya menikmati proses pembinaan ini karena bisa membagikan ilmu yang saya miliki kepada sesama Warga Binaan. Mengajar juga membuat saya merasa lebih berguna dan termotivasi untuk terus berkembang,” ungkapnya.
Melalui pembinaan Bahasa Inggris berbasis praktik ini, Lapas Kelas I Cipinang terus mendorong peningkatan keterampilan komunikasi Warga Binaan sekaligus menciptakan suasana pembinaan yang aktif, edukatif, dan produktif. Langkah tersebut menegaskan komitmen Pemasyarakatan PASTI Bermanfaat untuk Masyarakat, selaras dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam penguatan pendidikan dan keterampilan sebagai bekal kemandirian dan reintegrasi sosial Warga Binaan. (IR)
Kontributor: Lapas Kelas I Cipinang
What's Your Reaction?


