Lapas Kelas I Cipinang Perkuat Integritas Warga Binaan melalui Pembelajaran Partisipatif

Lapas Kelas I Cipinang Perkuat Integritas Warga Binaan melalui Pembelajaran Partisipatif

Jakarta, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus perkuat pembinaan integritas Warga Binaan melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Pembelajaran ini menjadi salah satu upaya menanamkan nilai tanggung jawab, kejujuran, dan kesadaran diri sebagai bagian dari proses pembinaan di lingkungan Pemasyarakatan.

Bertempat di Aula Bina Insan, Senin (9/3), kegiatan berlangsung interaktif dan terbuka. Warga Binaan duduk bersama untuk mengikuti materi yang tidak hanya berfokus pada pengetahuan, tetapi juga pada penanaman nilai disiplin dan komitmen terhadap perubahan diri. Selama kegiatan berlangsung, Warga Binaan antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran, termasuk dalam aktif menyimak materi, terlibat dalam diskusi, dan menunjukkan keterbukaan dalam menjalani proses pembinaan yang diberikan.

Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Wachid Wibowo, menegaskan integritas merupakan fondasi utama dalam proses pembinaan. “Pembinaan di Lapas Kelas I Cipinang diarahkan untuk membentuk pribadi yang berintegritas. Kami ingin memastikan setiap Warga Binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga menjalani proses perubahan yang nyata dan terukur,” tegasnya.

Tidak hanya itu, materi kegiatan pembelajaran turut diselingi dengan penyampaian materi psikologi yang membahas pengelolaan emosi dan pemahaman terhadap trauma. Materi ini bertujuan membantu Warga Binaan mengenali kondisi emosional mereka sekaligus memberikan pemahaman mengenai cara mengelola pengalaman masa lalu sebagai proses pemulihan dan pengembangan diri.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pembinaan, Iwan Setiawan, menyampaikan pendekatan pembelajaran yang partisipatif dapat mendorong tumbuhnya kesadaran diri pada Warga Binaan. “Pendekatan partisipatif membuat Warga Binaan lebih aktif dan terbuka dalam berdiskusi. Di sinilah proses internalisasi nilai integritas terjadi. Bukan hanya melalui teori, tetapi melalui refleksi dan dialog,” ujarnya.

Salah satu Warga Binaan berinisial JH mengaku kegiatan tersebut memberikan pemahaman baru baginya. “Saya jadi lebih sadar bahwa perubahan itu harus dimulai dari diri sendiri. Materinya sederhana, tapi membuat kami berpikir tentang tanggung jawab dan kejujuran,” ungkapnya.

Melalui pembelajaran yang mengedepankan partisipasi aktif dan penguatan aspek psikologis bagi Warga Binaan, Lapas Kelas I Cipinang terus memperkuat fungsi Pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pembentukan karakter, selaras dengan semangat Kerja Nyata dan Pelayanan PRIMA. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Kelas I Cipinang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0