Lapas Kelas I Tangerang Terima Kunjungan Perdana Kakanwil Ditjenpas Banten, Tinjau Langsung Jawara Beton

Lapas Kelas I Tangerang Terima Kunjungan Perdana Kakanwil Ditjenpas Banten, Tinjau Langsung Jawara Beton

Tangerang, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang sambut kunjungan kerja perdana Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Dtienpas) Banten, Lili, yang meninjau langsung program pembinaan kemandirian Jawara Beton, Sabtu (20/6). Kunjungan ini menjadi penguatan pembinaan produktif yang berorientasi pada peningkatan keterampilan dan kemandirian Warga Binaan.

Didampingi Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, beserta jajaran, Kakanwil meninjau area produksi Jawara Beton, mulai dari pengolahan material Fly Ash and Bottom Ash (FABA), proses pencetakan, hingga hasil akhir produk konstruksi yang dihasilkan Warga Binaan. Peninjauan juga dilakukan pada rumah contoh yang dibangun menggunakan panel Rumah Instan Hemat Aman (RISHAM) dan Bataton hasil karya Warga Binaan.

Program Jawara Beton merupakan inovasi pembinaan yang mengolah limbah FABA menjadi berbagai produk konstruksi, seperti paving block, roster, bataton, pagar panel, dan panel rumah. Sejumlah hasil produksinya telah dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan pembangunan sebagai wujud pembinaan yang produktif dan bernilai guna.

Beni menjelaskan program tersebut dirancang tidak hanya untuk menghasilkan produk, tetapi juga membentuk karakter dan keterampilan kerja Warga Binaan. “Melalui program ini, Warga Binaan tidak hanya belajar keterampilan teknis dalam memproduksi material konstruksi, tetapi juga belajar tentang disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan etos kerja. Kami ingin setiap Warga Binaan memiliki bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan sebagai modal untuk membangun kehidupan yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Lapas Kelas I Tangerang dalam mengembangkan Jawara Beton sebagai salah satu model pembinaan kemandirian yang inovatif dan berdampak nyata. Ia juga berdialog dengan Warga Binaan terkait pelaksanaan program, termasuk pemberian premi hasil kerja dan jaminan sosial sebagai pemenuhan hak dalam kegiatan kerja produktif.

“Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Lapas Kelas I Tangerang atas keberhasilannya mengembangkan program Jawara Beton sebagai pembinaan kemandirian yang produktif, inovatif, dan berdampak nyata. Program ini tidak hanya menghasilkan produk yang bernilai dan bermanfaat bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan etos kerja, disiplin, tanggung jawab, serta jiwa kewirausahaan bagi Warga Binaan,” ujar Lili.

Ia menambahkan keberlanjutan program tersebut perlu terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. “Harapannya, keterampilan yang diperoleh menjadi bekal berharga bagi Warga Binaan saat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang produktif dan mandiri. Kami akan terus mendukung pengembangan program ini, termasuk melalui penguatan kemitraan dengan dunia usaha, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan agar hasil produksi Jawara Beton semakin dikenal luas dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” tegas Kakanwil.

Apresiasi tersebut sejalan dengan manfaat yang dirasakan langsung oleh para Warga Binaan peserta program, salah satunya TH. “Saya bersyukur bisa mengikuti pembinaan ini dan mendapatkan pengalaman yang sangat berharga. Harapan saya, keterampilan yang diperoleh  menjadi bekal untuk bekerja dan menjalani kehidupan yang lebih baik ketika bebas nanti,” ungkapnya.

Kunjungan kerja Kakanwil Ditjenpas Banten ini menjadi dukungan terhadap penguatan pembinaan kemandirian di Lapas Kelas I Tangerang. Melalui program Jawara Beton, Lapas Kelas I Tangerang terus berkomitmen menghadirkan pembinaan produktif, bermanfaat, dan berdampak nyata bagi Warga Binaan maupun masyarakat. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Kelas I Tangerang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0