Lapas Kelas I Tangerang Tuntaskan Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TBC bagi Warga Binaan
Tangerang, INFO_PAS - Pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining Tuberkulosis (TBC) bagi Warga Binaan di Lapas Kelas I Tangerang resmi ditutup pada Kamis (30/7). Selama tiga hari pelaksanaan sejak Selasa (28/7) lalu, 600 Warga Binaan telah mengikuti pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh sebagai upaya deteksi dini penyakit sekaligus peningkatan kualitas layanan kesehatan di lingkungan Pemasyarakatan.
Selama pelaksanaan, setiap Warga Binaan mengikuti rangkaian pemeriksaan yang meliputi registrasi, skrining gejala tuberkulosis menggunakan RANSEL TB, cek kesehatan gratis, skrining Hepatitis C, HIV, dan sifilis, pemeriksaan rontgen dada beserta pembacaan hasil, pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis, hingga pencatatan dalam Sistem Informasi Tuberkulosis. Bagi Warga Binaan yang terindikasi tuberkulosis, sampel dahak dikirim ke Laboratorium RS Sitanala Tangerang untuk menjalani pemeriksaan Tes Cepat Molekuler sebagai dasar penegakan diagnosis dan tindak lanjut pengobatan.
Kepala Bidang Pembinaan, Dwi Fu'ad Jamali, mengatakan kesehatan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan proses pembinaan. Karena itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan langkah yang harus terus diperkuat agar setiap Warga Binaan memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan berkualitas.
"Pembinaan optimal diawali dengan kondisi kesehatan yang baik. Melalui pemeriksaan ini, kami mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini sehingga penanganannya segera dilakukan. Dengan begitu, Warga Binaan mengikuti seluruh program pembinaan dalam kondisi yang lebih sehat dan produktif," ujar Fu'ad.
Sementara itu, Kepala Seksi Perawatan, Agung Tria Nugraha, menegaskan kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemeriksaan, tetapi juga memastikan setiap Warga Binaan yang membutuhkan penanganan lanjutan memperoleh layanan medis sesuai prosedur. "Seluruh tahapan pemeriksaan dilaksanakan secara terpadu, mulai dari skrining awal hingga pemeriksaan lanjutan apabila ditemukan indikasi penyakit. Dengan sistem ini, setiap Warga Binaan memperoleh pelayanan komprehensif sehingga tindak lanjut medis diberikan secara cepat, tepat, dan berkesinambungan," jelasnya.
Salah seorang Warga Binaan inisial AB bersyukur atas layanan kesehatan yang diberikan. Menurutnya, pemeriksaan yang diterima tidak hanya lengkap, tetapi juga memberikan rasa dihargai dan diperhatikan.
"Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan ini. Belum tentu masyarakat di luar bisa mendapatkan pemeriksaan yang lengkap dan gratis seperti yang kami terima di sini. Pelayanannya juga sangat baik, petugas melayani dengan ramah dan menjelaskan setiap tahapan pemeriksaan dengan jelas. Kami benar-benar merasakan pemerintah hadir dan memperhatikan kesehatan kami selama menjalani pembinaan," ungkapnya.
Program ini merupakan implementasi Program Hasil Terbaik Cepat Presiden RI sekaligus tindak lanjut kerja sama antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam pelaksanaan Kick Off Nasional CKG dan Skrining TBC Tahun 2026 bagi Warga Binaan. Melalui kolaborasi erat dengan Kemenkes, pemerintah daerah, dan fasilitas pelayanan kesehatan, Lapas Kelas I Tangerang akan terus memperkuat layanan kesehatan berkelanjutan. Tidak hanya mendukung proses pembinaan yang lebih optimal, tetapi juga upaya nasional dalam mempercepat eliminasi TBC di Indonesia. (IR)
Kontributor: Lapas Kelas I Tangerang
What's Your Reaction?


